Udah Gak Tahan Lagi Kerja di Kapal China, 2 ABK Warga Indonesia ini Akhirnya Nekat Terjun ke Laut


via: newsdetik.com

Palingseru.com – Dunia Tanah Air kembali dihadapkan fakta memilukan terkait kehidupan ABK Kapal China.

Setelah pembuangan jasad ABK di tahun 2019 dan 2020 lalu, yang menjadi saksi nyata kesadisan pihak kapal China, kini muncul lagi kesadisan baru dari kedua ABK berinisial AJ (30) dan R (22).

AJ dan R baru saja ditemukan oleh nelayan binaan Direktur Polisi Air (Ditpolair) Polda Kepri di perairan Pulau Karimun Anak.

“Saat kapal memasuki wilayah perairan Indonesia, tepatnya di perairan Selat Malaka, kedua korban berniat untuk terjun dengan menggunakan life jacket. Sekira pukul 03.00 WIB, saksi mendengarkan suara teriakan ‘tolong…tolong…’. Setelah itu saksi mendengar kembali suara orang juga minta tolong. Lalu saksi langsung menghidupkan mesin pompong dan berjalan mengikuti arah, mencari-cari asal suara, dan menjumpai dua orang yang sedang mengapung dengan menggunakan pelampung,” Ditpolair Polda Kepri, Kombes Gultom menjelaskan kronologi penyelamatan kedua ABK, mengutip newsdetik.com.

Keduanya terapung di lautan setelah memutuskan terjun dari kapal berbendera China, Fu Lu Qing Yuan Yu.

“Selama di atas kapal bekerja, lalu terjadi kekerasan dan istirahat, serta makan tidak cukup, sehingga para pekerja asal Indonesia yang ada di atas itu tidak betah bekerja,” terang Kombes Gultom.

Kondisi AR dan J seusai dievakuasi sungguh memprihatinkan. Keduanya dalam kondisi lemah, akibat mengapung di laut selama hampir satu hari.

“Mereka mengapung dari pukul 20.00 WIB (5 Juni 2020),” ujar Kombes Gultom.

Kedua korban kemudian dibawa ke pelabuhan rakyat di Kabupaten Karimun.

“Nelayan yang menolong atas nama Tengku Azhar (35) menghubungi kepolisian dari Polsek Tebing dan Satuan Polairud Polres Karimun,” tutup Kombes Gultom.


Like it? Share with your friends!