Usai dibawa Hajatan, Bayi yang Baru Berusia 50 Hari ini Positif Covid 19


via: republika.co.id

Palingseru.com – Kasus ini kembali memancing pertanyaan, “apakah masih ingin menganggap pandemi Covid-19 ini sebagai sesuatu yang sepele?”

Jika dibandingkan dengan penduduk negara terjangkit Covid-19 lainnya, masyarakat Indonesia adalah bukti kegagalan disiplin pemerintah. Tak banyak warga yang mau mematuhi imbauan pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Akibatnya, jumlah angka penularan dan kematian di Indonesia akibat Covid-19 terus bertambah.

Bahkan belakangan ini, bayi-bayi ikut menambah daftar panjangnya. Terbaru, bayi berumur 50 hari di Kabupaten Cirebon.

Bayi berjenis kelamin perempuan ini terpapar virus Covid-19 setelah dibawa orangtuanya ke acara hajatan.

Berdasarkan keterangan orangtuanya, mereka sempat melakukan kontak fisik dengan pamannya yang datang dari daerah episentrum penyebaran Covid-19 pada saat hajatan.

Dan setelahnya, sang anak mengalami gejala klinis berupa panas dengan suhu lebih dari 38 derajat Celcius, batuk, sesak napas, dan diare, melansir republika.co.id.

“Hasil rapid test (bayi) reaktif, bapaknya juga reaktif, sedangkan ibunya nonreaktif,” terang Nanan Abdul Manan, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon.

Dengan hasil rapid test reaktif, sang bayi dan kedua orangtuanya langsung dilanjutkan dengan pengambilan sampel swab, yang hasil pemeriksaannya telah keluar pada Jumat (5/6/2020) pukul 21.43 WIB.

“Hasilnya confirm positif (Covid-19) untuk bayinya, sedangkan kedua orangtuanya negatif. Bayi dan kedua orangtuanya saat ini di RS,” ungkap Nanan.

More From: Berita Menarik