Sebelum Akhirnya Tewas, Pria yang Lehernya Terkena Benang Layangan Sempat Bangun dan Melepas Benang yang Jerat Lehernya


via: tribunsolo.com

Palingseru.com – Tak pernah ada yang menyangka jika Yohanis Budi Santoso (21) meninggal dunia karena tersayat benang layangan.

Leher yang terjerat oleh benang layangan sewaktu melintas di depan Kantor Pos Mojosongo, Jalan Tangkuban Perahu, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, membuat korban kehilangan kendali dan menabrak pagar Kantor Pos.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Agus (33), korban yang bekerja sebagai montir sepeda motor itu sempat bangkit seusai terjatuh dari motor Kawasaki bernopol AD 2393 QF milik pelanggannya, untuk melepas jeratan benang layang.

“Korban sempat bangun melepas benang layangan yang mengikat lehernya. Karena darahnya dari leher keluar terus, tidak kuat, korban terjatuh lagi,” terangnya, dilansir Kompas.com.

Agus yang memberikan pertolongan pada korban pun sempat tak menyangka jika pemicu kecelakaan adalah benang layangan.

“Saya kira itu kecelakaan biasa, ternyata leher korban tersangkut benang layangan,” imbuhnya.

Kematian Yohanis akibat benang layangan ini pun mengundang penyelidikan pihak kepolisian.

Keesokan harinya, tepatnya Jumat (12/6/2020), polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan dipimpin Kanit Lantas Polresta Solo Iptu Maryono.

“Olah TKP tersebut digelar untuk melengkapi data yang kemarin. Kita sudah mengamankan barang bukti baik sepeda motor maupun benang gelas yang menyayat korban,” tuturnya.

More From: Berita Menarik