Ibu Hamil ini Dibully gara gara Terlalu Langsing dan Perutnya Tidak Buncit


via: today.line.me

Palingseru.com – Ketika perut buncit menjadi sesuatu yang memalukan (maaf) bagi wanita hamil di luar nikah, maka tidak halnya dengan wanita hamil dari pernikahan sah, yang justru senang dan berbangga pada anugerah Tuhan tersebut.

Malah, para calon ibu semakin mengharapkan perutnya kian membesar seiring bertambahnya usia kehamilan, sebagai pertanda bayi sehat atau besarnya bobot sang bayi di dalam kandungan.

Dan karena hal ini pula, seorang ibu di Sheffield, Inggris, sampai-sampai jadi bahan bullyan orang sekitarnya. Karena perutnya tak kunjung membesar selama mengandung putra pertamanya, Leo.

“Dulu saya benar-benar menangis karena komentar mereka. Saya hanya ingin memamerkan perut. Perut saya hampir tidak terlihat sampai saya hamil tujuh setengah bulan dan orang-orang terus menerus mempertanyakan apakah saya mengatakan yang sebenarnya tentang fakta bahwa saya mengandung bayi,” kenang dia, dilansir today.line.me.

Ironisnya, hal serupa juga terjadi di luar lingkungannya. Ya, Samantha juga memiliki kisah menyedihkan di kereta api, yang tak pernah terlupakan hingga kini.

“Berdiri di tengah-tengah kereta yang penuh sesak, koper-koper saya yang berat membebani saya, saya merasa sangat lelah. Itu November 2016 dan saya hamil tujuh bulan. Kaki saya sakit, punggung saya sakit dan saya harus duduk.”

“‘Anda pikir seseorang akan membiarkan wanita hamil duduk!’ kata saya dengan keras kepada teman saya dan berharap-harap mencari tempat duduk.”

“Tetapi sebaliknya, saya harus bertahan selama satu jam perjalanan pulang. Itu bukan pertama kalinya orang meragukan fakta bahwa saya hamil,” cerita wanita yang beprofesi sebagai content creator tersebut.

Lebih ironisnya lagi, komentar bully terus terjadi hingga Samantha melahirkan Leo ke dunia. Mereka masih beranggapan bahwa dia tidak benar hamil, dan menuding Leo bukanlah darah dagingnya.

Tapi beruntung, komentar-komentar pedas itu tidak berhasil ‘menumbangkan’ mental dan fisik Samantha, meski sempat terguncang. Dia kini lebih mengabaikan semua komentar miring dari orang-orang, dan fokus pada tumbuh perkembangan sang anak.

“Butuh empat bulan untuk mulai merasa percaya diri dan mengabaikan komentar. Enam bulan setelah memiliki Leo, hubungan saya dengan makanan semakin membaik karena saya mengajarinya kebiasaan yang baik,” tutupnya.

More From: Berita Menarik