Warga di Bengkulu Puluhan Tahun Hidup Berdampingan dengan Ratusan Buaya


via: newsdetik.com/Muara Desa Teramang Jaya

Palingseru.com – Tinggal berdekatan dengan aliran sungai Teramang Besar dan sungai Teramang Kecil, membuat warga Desa Teramang Jaya, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, harus hidup berdampingan dengan hewan pemangsa, buaya.

“Sudah puluhan tahun lalu, kami hidup berdampingan dengan buaya muara,” demikian ucap salah satu tokoh masyarakat desa, Samsul Bahrun.

Bagi orang awam, ini jelas menjadi momen yang mengerikan dan menakutkan. Ya, sewaktu-waktu buaya dapat menyerang hingga memakan warga yang beraktivitas di sungai.

Namun diakui Samsul, masyarakat setempat justru tenang-tenang saja. Tak ada rasa takut di hati mereka. Terbukti dengan banyaknya aktivitas di sungai, seperti mandi dan mencuci pakaian.

“Aliran sungai yang dihuni buaya muara itu dijadikan tempat mandi dan mencuci pakaian oleh masyarakat setiap hari,” tuturnya.

Aktivitas tersebut bahkan tetap berlangsung meski pada tahun 2014 lalu sempat terjadi insiden warga digigit oleh buaya, melansir newsdetik.com.

“Warga tetap mandi di aliran sungai sampai sekarang. Kita sudah terbiasa hidup berdampingan dengan buaya muara, yang besar-besar,” ucap dia.

Hal itu terjadi, lanjut Samsul, karena masyarakat percaya buaya tidak akan menganggu mereka selagi mereka tidak mengusik hidup atau habitat para buaya.

“Saat ini belum ada nelayan atau masyarakat yang digigit buaya, namun sesekali buaya muncul ke permukaan,” ujar Samsul.

More From: Berita Menarik