Gara Gara Gak Kebagian Bansos Covid 19 Ratusan Warga ini Nekat Blokade Jalan Nasional


via: kompas.com

Palingseru.com – Aksi blokade jalan kembali terjadi. Namun ironisnya, aksi kali ini bukan dilatarbelakangi rasa was-was terhadap petugas yang hendak menguburkan jenazah pasien positif Covid-19 di wilayah mereka, melainkan bentuk protes dalam pembagian bantuan sosial (BLT).

Warga tidak terima hanya 70 Kepala Keluarga yang menerima BLT sebesar Rp 600.000. Karena hampir semua penduduk desa ikut terdampak Covid-19. Tidak memiliki penghasilan sejak virus corona mewabah.

Lokasi yang jadi pengepungan atau penutupan sendiri bukan jalanan desa kecil, tetapi jalan nasional yang menghubungkan antara Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandiling Natal (Madina).

Aksi pemblokiran jalan ini dilakukan ratusan warga pada Selasa (16/6/2020) siang, dengan cara meletakkan potongan kayu dan membakar ban bekas di tengah badan jalan, melansir Kompas.com.

Akibatnya, arus lalu lintas yang menghubungkan antar provinsi itu lumpuh total hingga mengundang kemacetan panjang.

Aparat kepolisian pun langsung turun ke lokasi. Pun demikian dengan Camat dan Kepala Desa, yang langsung mengajak masyarakat untuk mediasi.

Setelah beberapa jam berlangsung, mediasi pun menemukan titik ujung. Warga bersedia membuka akses jalan, dengan syarat kepala desa mundur dari jabatan, yang turut diindahkan sang Kades.

“Situasi sudah kondusif. Jalan sudah dibuka kembali. Tidak ada lagi blokade jalan,” ungkap Kepala Polisi Sektor Siabu Polres Mandailing Natal, Iptu Ayub Nasution.

More From: Berita Menarik