Selama 20 Tahun Kerja jadi ART di Hongkong, Ibu Ini Sukses Kuliahkan 7 Anaknya


via: today.line.me/Alcanzare dan ketujuh anaknya

Palingseru.com – Sadar pendidikan sangat penting dan dapat menjadi ‘modal’ di masa depan, seorang ibu tunggal rela mengais rezeki di negeri orang demi memberikan pendidikan tinggi untuk anak-anaknya.

Seperti dilansir today.line.me, Teresita Alcanzare meninggalkan negaranya, Filipina, pada tahun 1998 untuk menuju Hong Kong, dengan menjadi asisten rumah tangga (ART) di sana. Sempat dua kali berpindah majikan, Alcanzare akhirnya menemukan majikan baru yang sangat baik dan mencintanya, bermarga Lee. Di keluarga inilah dia bekerja selama 18 tahun lamanya.

Alcanzare jadi kepercayaan keluarga Lee karena melihat kinerjanya yang bagus, serta sifat jujur dan disiplinnya.

Meski berada di tengah keluarga yang mencintainya dan menganggapnya sebagai anggota keluarga, ada kalanya Alcanzare merindukan buah hatinya dan ingin pulang untuk mengurus mereka.

Wajar saja, ketika itu, buah hatinya yang paling bungsu masih kecil, baru berusia 6 tahun. Sehingga ada perasaan cemas saat meninggalkannya.

Namun karena kekompakan tujuh saudara tersebut, masalah mengurus adiknya teratasi dengan baik.

Mereka bahkan dapat menyelesaikan kuliah mereka secara baik, hingga kini berhasil memiliki karier yang baik.

Ketujuh anak Alcanzare kini telah menjadi guru berlisensi, perawat terdaftar, apoteker dan bidan, insinyur sipil, akuntan publik bersertifiat, dan ahli TI.

“Saya meninggalkan mereka saat masih kanak-kanak tetapi sekarang mereka memiliki karier dan kehidupan yang baik. Perasaan terbaik yang dirasakan seorang ibu adalah melihat anak-anak semuanya berhasil,” tutur ibu tunggal tersebut.

Ya, perjuangan dan pengorbanan Alcanzare untuk menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi tidak sia-sia.

Dia kini pun tinggal memetik buah manis dari perjuangan dan pengorbanannya itu.

Setelah mengabdi 18 tahun di keluarga Lee, Alcanzare akhirnya pulang ke negaranyanya dan berkumpul bersama anak-anak tercinta.

via: today.line.me/Alcanzare yang baru tiba di negaranya dijemput oleh anak bungsunya, Hans.

“Lebih menyenangkan berada di dekat keluarga ketika saya bertambah tua. Saya ingin bersama anak-anak dan cucu,” ucapnya.

Selama masa pensiunnya, ketujuh anaknya telah menjanjikan kehidupan yang baik untuk sang ibu. Mereka sepakat membuat rekening bank untuk ibu mereka, di mana mereka akan mengirim uang bulanan untuknya.

More From: Berita Menarik