Seperti ini Kronologi Kuli Bangunan disiksa Polisi Sumut, digebuki dan diinjak agar Mengaku sebagai Pembunuh


via: today.line.me

Palingseru.com – Sungguh miris dan memprihatinkan. Seorang kuli bangunan jadi sasaran tindakan penganiayaan oleh oknum polisi di Polsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sarpan, 57 tahun, yang semulanya dipanggil ke kantor polisi untuk menjadi saksi kasus pembunuhan Dodi Somanto (41), yang terjadi pada Kamis 2 Juli 2020 lalu di Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, tiba-tiba berbanding balik. Dia dituding sebagai pelaku, hingga akhirnya mendapatkan penganiayaan itu.

“Saat di dalam sel tahanan, saya disuruh ke kamar mandi untuk cuci kaki. Selanjutnya kembali disuruh jongkok dengan diletakan sebatang kayu di belakang lutut. Setelah itu, dari belakang ada beberapa orang menutup mata dan mulut saya, kemudian langsung memukuli di bagian dada dan perut serta diinjak-injak oleh orang yang di dalam tahanan,” Sarpan menjelaskan kronologi penyiksaan yang dialaminya, sembari menangis, dilansir dari today.line.me.

Sarpan mengaku tidak bisa berbuat banyak saat itu, terlebih untuk menghindari pukulan demi pukulan lantaran tidak mengetahui maksud dibalik tindakan tersebut.

“Saya sudah seperti ‘binatang’ dibuat di dalam sel tahanan. Bahkan ironisnya, saat diinterogasi, oknum polisi menuding saya telah berselingkuh dengan pemilik rumah, dan ketahuan dengan Dodi Somanto. Dari itu, mengira saya yang membunuh si korban. Padahal, tudingan itu tidaklah benar,” tegas pria yang beprofesi sebagai kuli bangunan ini.

“Saya sangat menyesalkan tindakan dari oknum polisi tersebut yang seharusnya jadi pengayom masyarakat, malah melakukan penyiksaan seperti ini,” lanjutnya.

Sarpan sendiri berhasil keluar dari sel tahanan setelah warga datang ke kantor Polsek dan demo di sana. Pria malang ini pun keluar dalam keadaan memilukan, dimana wajah sudah babak belur.


Like it? Share with your friends!