Guru SD ini Dibunuh Mantan Muridnya Sendiri Karena Melawan Saat Mau Diperkosa


via: today.line.me/Kediaman korban

Palingseru.com – Banyak yang tak menyangka dan tak habis pikir terkait pelaku pembunuhan Efriza Yuniar (50), guru SD 11 Muara Telang, Banyuasin, Sumatera Selatan.

Bagaimana tidak, sosok pelaku pembunuhan itu adalah AR, pemuda 18 tahun yang merupakan tetangga dan juga mantan murid korban.

Hasrat seksual yang menggebu seusai menonton film porno lah yang mendorong pelaku untuk berbuat demikian.

Pada hari kejadian, Rabu 8 Juli 2020 sore, sekitar pukul 16.00 WIB, pelaku awalnya mendatangi rumah korban di Jalur V Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, untuk melancarkan aksi pemerkosaannya.

Namun karena korban memberontak dan berteriak meminta tolong, pelaku langsung panik hingga spontan menyumpal mulut korban dengan ikat rambut yang terbuat dari kain, melansir today.line.me.

Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian mengikat leher korban dengan sabuk warna coklat dan charger ponsel serta mengikat tangan korban dengan tali rafia. Setelahnya, jasad korban dimasukkan ke dalam ember warna hijau berdiameter 60 cm.

Untuk menyembunyikan jasad korban, pelaku menutupinya dengan seprei yang diikat dengan tali rafia.

Ternyata, motif pelaku melancarkan aksi bejatnya itu bukan hanya karena terpengaruh video pornografi, tetapi juga kebiasaannya yang suka mengintip korban mandi serta dendam membara sejak lama.

Kepada polisi, tersangka AR mengaku memiliki dendam pada korban karena sempat memergokinya encuri kotak infaq di sekolah.

“Tersangka dinasehati oleh korban agar tidak melakukan perbuatan itu lagi. Di sana tersangka ini ternyata dendam. AR memang adalah mantan murid dari korban,” ungkap Kapolsek Muara Telang, Iptu Gunawan.

Selain menghabisi nyawa korban, tersangka AR juga turut menggasak beberapa barang berharga milik korban.

“Laptop, printer, handphone hilang. Kemungkinan itu yang diambil pelaku,” terang Muhammad Gani (57) kakak kandung korban.

More From: Berita Menarik