Tulisan Perempuan ini Jadi Viral Setelah Ceritakan Seorang Kakek yang Perkosa Anak 9 Tahun Berkali Kali Namun Tak Dihukum


via: kompas.com

Palingseru.com – Seperti yang dimuat dalam UUD 1945 pasal 1 ayat (3), bahwa “Negara Indonesia adalah negara hukum”.

Dengan demikian, segala perbuatan yang melanggar Undang-Undang Negara, maka akan diproses secara hukum. Tak terkecuali kasus pemerkosaan.

Namun baru-baru ini heboh sebuah postingan seorang warganet bernama Ike Oke, yang menceritakan ketidakadilan hukum bagi korban pemerkosaan di wilayah neneknya, di Manado, Sulawesi Utara.

Semula berawal saat Ike sedang duduk di depan rumah neneknya sambil bermain handphone. Tiba-tiba datang seorang anak perempuan, menghampiri Ike dan menyapanya dengan ramah,

Obrolan panjang pun terjadi diantara mereka saat itu, namun seketika terhenti saat salah seorang tetangga yang mampir ke rumah nenek Ike keluar.

“Tiba-tiba seorang tamu oma keluar terus mengatakan ‘kamu ngapain disini? Nanti mama kamu cari. Nanti kamu diperkosa si opa lagi,” ujar Ike menirukan, seperti dilansir Kompas.com.

Sontak, Ike yang mendengar ucapan itu langsung terkejut dan jantungnya berdetak kencang, merinding dan emosi.

“Terus saya coba nanya detail kasus anak ini, ternyata anak ini diperkosa berkali-kali di kebun dan si kakek ngasih anak ini uang supaya tidak memberitahu siapapun,” ungkap Ike.

Untuk mengorek informasi lebih dalam, Ike pun mengantar pulang bocah malang itu ke rumahnya, untuk bertemu orangtua anak itu.

Dari keterangan orangtua sang anak, kasus ini telah dibawa ke jalur hukum, dan bahkan sudah diproses serta divisum. Dan kakek pemerkosa juga sudah mengakui perbuatan bejatnya.

“Tapi tidak ditahan di sel!!! Hanya jadi tahanan kota yang wajib lapor. Karena kata pihak berwajib mereka tidak punya hak menahan…kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur (9 tahun) jadi tahanan kota???tepuk tangan dulu yah pemirsa!!!” tulis Ike penuh emosi.

Ike menambahkan, kakek pemerkosa itu menjalani hidup bebas, dimana masih bisa berkebun, merokok, dan berseliweran santai.

Sedangkan korban dan keluarganya menanggung beban dan penderitaan.

“Orangtuanya saat cerita ke saya nangis, saya tau mereka menahan perih,” tutur Ike.

Yang tak kalah bikin emosi, ada oknum yang datang ke rumah korban diduga meminta biaya agar kasus cepat diproses.

“Mereka belum mampu karena suaminya cuma supir angkot!! Baca ini yang oknum bangs*t!! Mereka korban dan mereka harus menderita lagi dengan perasan kalian!!,” tulis Ike.

Ike pun merasa bersyukur telah diberikan petunjuk oleh Tuhan, mengenai kasus ini. Dirinya yang seolah dipercaya untuk membantu korban, lantas memohon bantuan khalayak media sosial untuk membantu anak tersebut.

More From: Berita Menarik