Cerita Haru Seorang Ayah di Pekalongan, Makamkan Jasad Tak Dikenal Ternyata Anaknya Kandungnya Sendiri Yang Hilang


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Berniat membantu jasad yang hampir membusuk, dengan memandikan hingga memakamkan sang mayat, Antariksa (48) malah dibuat bersedih dengan fakta kematian mayat tersebut.

Mayat yang dikuburkannya ternyata adalah putranya sendiri, Surya Maulana Putra (15).

Sejak 18 April 2020 lalu, Surya dilaporkan menghilang. Keberadaannya tak berhasil diketahui meski Antariksa sudah mencari anaknya.

“Sejak hilang, setiap hari saya mencari keberadaannya. Pada saat pencarian dari siang hingga malam hari saya dibantu oleh Babinkamtibmas dan Babinsa,” kata bapak yang akrab disapa Nanang tersebut.

Hingga akhirnya, Nanang mendapat informasi bahwa putranya pergi bersama KNP alias NK (17), yang tak lain sosok pelaku pembunuhan putranya.

“Pada saat dimintai keterangan, NK mengaku bahwa pergi bersama Surya ke wilayah Bandar, Kabupaten Batang. Namun, dari keterangan NK bahwa Surya pergi duluan. Padahal, anak saya itu tidak pernah menginap ke rumah orang lain dan membawa sepeda motor sendirian. Karena tidak percaya, saya ditemani pak Babin dan Babinsa mencari ke Bandar mencari Surya tapi hasilnya nihil,” jelas Nanang.

Selang satu minggu, Nanang mendapat informasi adanya temuan jasad di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur, Pekalongan.

“Penemuan mayat tersebut pada tanggal (24/4/2020). Tugas saya kan, sebagai pekerja sosial dan selalu mengurusi ketika ada mayat ditemukan tanpa identitas,” ujarnya.

Hanya saja, pengurusan jenazah kali ini membuat Nanang merasa berbeda. Nalurinya mengatakan bahwa mayat itu adalah putranya.

“Saya membatin tinggi badan dan kulit kakinya sama seperti anak saya, tapi wajah tidak bisa dikenali karena kulit sudah mengelupas dan banyak belatung. Lalu, kepala saja sudah hampir lepas,” kata Nanang.

Bahkan, pada proses pemakaman mayat tersebut, Nanang juga memperlakukannya secara spesial, ia memberikan batu nisan dan menuliskan tanda ‘X’ agar apabila ada orangtuanya mencari sudah ada tanda.

“Begitu spesial sekali saya perlakukan mayat tersebut, saya belikan batu nisan dan saya juga terus berdoa di pusara anak tanpa identitas tersebut. Saya sering ke sana karena saya rindu dengan anak saya,” ucapnya.

Tanpa diduga, nalurinya itu benar. Mayat itu memang putranya, hal ini diketahui setelah Nanang mendatangi kantor polisi, setelah mendapat informasi bahwa NK menjadi tersangka pembunuhan yang mayatnya ditemukan membusuk di lokasi tersebut.

Di samping itu juga adanya bukti lain berupa sepeda motor sang anak yang berada di Kabupaten Batang.

“Saya dengar, bahwa kendaraan (bb) Surya yang sudah dimodifikasi berada di Batang. Karena, pelek motor yang berwarna emas itu tidak diubah dan saya ingat sekali,” ujarnya.

“Kami (akhirnya) menggelar doa bersama untuk kepergian Surya seminggu ini. Semoga anak saya tenang di sana, saya serta istri sudah ikhlas atas kepergian Surya,” ucap Nang seraya menyeka air matanya yang menetes.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Ahmad Sugeng mengatakan bahwa pihaknya masih memperdalam kasus pembunuhan Surya, putra dari Nanang.

“Terkait kasus pada bulan April tahun 2020, anggota masih memperdalam dan melakukan penyelidikan terhadap tersangka. Apakah ada tersangka yang lain, kami masih melakukan penyelidikan,” tegasnya. Demikian mengutip TribunPapua.com, Senin (20/7).

More From: Berita Menarik