Ibunya Positif Corona, Pria Palestina ini Setiap Hari Memanjat Jendela Rumah Sakit Berjam Jam Untuk Melihat Keadaan Ibunya Hingga Akhirnya Ajal Menjemput


via: today.line.me

Palingseru.com – Selalu ada cerita atau kisah mengharukan nan memilukan dari para pasien maupun keluarga pengidap Corona Virus Disease (COVID-19).

Seperti kisah perjuangan seorang anak lelaki asal Hebron, Palestina ini.

Beberapa waktu lalu, Jihad Al-Suwaiti terpaksa dipisahkan dari ibu tercintanya, Rasma Salama, karena sang ibu harus menjalani isolasi di rumah sakit setelah dinyatakan terinfeksi corona.

Sejak saat itu, setiap hari Jihad memutuskan untuk selalu menjenguk sang ibu, untuk memastikan sang ibu baik-baik saja dan mendapatkan perawatan yang memadai.

Namun karena tak boleh dijenguk secara langsung, mengingat risiko penularan virus, Jihad pun hanya bisa melihat ibunya dari jendela rumah sakit.

“Dia memanjat pipa untuk memantau ibunya yang berada di lantai dua rumah sakit ini. Dia menghabiskan sebagian besar harinya di sana. Mengamati kondisi ibunya dari luar jendela. Sebelum turun dia harus yakin bahwa ibunya sudah tertidur lelap,” ungkap salah seorang pejabat rumah sakit, dilansir today.line.me.

Aksi berbahayanya itu terus ia lakukan hingga akhirnya sang ibu dinyatakan meninggal dunia pada 16 Juli 2020 lalu.

“Ibu menderita leukemia dan didiagnosis menderita Covid-19 beberapa minggu yang lalu. Ketika diberitahu tentang kematian ibunya, Jihad marah dan tidak percaya,” kata kakak lelaki Jihad, Rasmi.

Diungkapkan oleh Rasmi, sedari kecil hingga dewasa sekerang, adik bungsunya itu memang begitu dekat dengan almarhumah ibunya. Hal ini pula yang membuat dia sampai memutuskan memanjat ke jendela rumah sakit.

“Jihad adalah anak bungsu dan memang dekat dengan ibunya, apalagi setelah kematian ayah kita 15 tahun lalu,” tuturnya.

More From: Berita Menarik