Lagi Tidur, Pria di Purbalingga ini Harus Kehilangan Pipinya gara gara digigit Tikus


Pria Asal Purbalingga Kehilangan Pipi Digigit Tikus Saat Sedang Tiduran
Sukardjo harus kehilangan pipi kirinya setelah mengalami infeksi. Pada 2012, pipinya diserang rasa gatal tidak terhingga setelah digigit celurut atau tikus tanah saat sedang tiduran. Sempat berobat dan menjalani operasi di rumah sakit, usahanya masih gagal karena belum mendapatkan hasil maksimal.

 Palingseru.com – Sukardjo harus kehilangan pipi kirinya setelah mengalami infeksi. Pada 2012, pipinya diserang rasa gatal tidak terhingga setelah digigit celurut atau tikus tanah saat sedang tiduran.

Dia sebenarnya sempat berobat ke rumah sakit, namun usahanya belum membuahkan hasil yang memuaskan

Semua itu berawal pada 2012. Waktu itu, Sukardjo sedang menonton TV sambil tiduran di lantai. Tiba-tiba, seekor tikus tanah datang dan menggigit pipinya. Setelah peristiwa itu, pipinya terus diserang rasa gatal. Karena tak kuat menahan rasa gatal, Sukardjo terus menerus menggaruk lukanya hingga terluka. Bukannya membaik, seiring waktu lukanya justru melebar.

Pada 2017, dia kemudian melakukan operasi. Meski begitu, lukanya tetap menganga dan basah akibat infeksi. Setelah operasi yang tak membuahkan hasil baik, Sukardjo hanya bisa pasrah. Diapun tetap melakukan pekerjaannya sebagai tukang ledeng dan pembuat sumur bor.

Karena tak kunjung sembuh, lukanya kemudian diobati sendiri oleh Pak Lurah. Dia datang sendiri ke rumah Sukardjo sampai delapan kali dan mengobati luka di pipinya. Secara bertahap, kondisinya mulai membaik.

“Pak Lurah sampai datang ke rumah saya sebanyak 8 kali untuk mengobati luka. Lumayan sudah tidak berair banget. Tapi pipi saya masih terbuka,” kata Sukardjo dikutip dari Liputan6.com pada Senin (27/7).

Bu Bupati Ikut Menjenguk

Mendengar ada warganya yang sedang sakit, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi langsung mendatangi rumah Sukardjo pada Minggu (26/7). Dia kemudian langsung menghubungi pihak RSUD Gutheng Tarunadibrata untuk merawat Sukardjo.

Pihak yang ia hubungi adalah dr. Nonot Mulyono, Mkes. Selama ini, Sukardjo memang kerap kali berhubungan dengan dr. Nonot karena ia kerap diminta bantuan untuk memasang instalasi air di rumah dr. Nonot.

“Pak Nonot, ini saya minta langsung ditangani di Guntheng ya pak. Hari ini saya suruh langsung ke Gutheng,” kata bupati yang akrab disapa Tiwi itu kepada dr. Nonot melalui sambungan telepon. Setelah itu, Sukardjo langsung dibawa ke RSUD Gutheng Tarunadibrata, didampingi camat Purbalingga, camat Purbalingga, dan ketua RW setempat.[merdeka]

More From: Berita Menarik