Agar Tidak Diketahui Saat Melahirkan Sendirian di Dalam Kamar, Wanita ini Putar Musik Keras Keras Biar Suara Tangis Bayi Tak Terdengar


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Seperti yang sudah tertebak, upaya ini dilakukan untuk menutupi aib ibu sang bayi yang merupakan anak gadis berusia 20 tahun.

D, telah terhanyut dalam nafsunya dan rayuan lelaki pujaannya hingga nekat melakukan hubungan yang tak seharusnya dilakukan sebelum resmi menyandang status ‘istri’.

Dari perbuatan itu, dia lantas hamil.

Namun anehnya, kehamilan D tak diketahui sama sekali oleh orangtuanya. Bahkan setelah melahirkan.

“Padahal pelaku ini tinggal serumah sama orangtuanya, tapi enggak ada yang tahu kalau dia hamil sampai melahirkan,” kata Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto.

Untuk menyembunyikan suara tangisan bayinya, D menyetel musik dengan suara yang cukup kencang dari kamar rumahnya yang berada di permukiman sempit di Kelurahan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

“Musik itu disetel untuk mengelabui orang di rumahnya agar tak mendengar proses persalinan dan tangisan bayinya,” tutur Kapolsek.

‘Permainan’ pun kembali dilakukan D setelah melahirkan. Dengan memakai celana dan berjalan seperti orang yang tak habis melahirkan, D keluar rumah dan berteriak keras memanggil ibunya.

“Pagi-pagi itu habis lahiran, dia langsung bisa jalan seperti orang biasa dan bilang kalau habis nemu bayi di depan rumah dan diserahkan bayi itu ke ibunya,” jelas Kapolsek.

Hal itu dilakukan agar bayi hasil hubungan gelapnya dengan kekasih diadopsi oleh orangtuanya.

Tapi apes, alibinya itu justru menjadi boomerang baginya.

Kehebohan yang tercipta atas kabar penemuan bayi itu mengundang pihak kepolisian hingga dilakukan penyelidikan, mencari sosok ibu bayi tersebut.

Hingga akhirnya, polisi memeriksa kamar D, dan menemukan bukti kuat berupa sprei dan kasur yang bercucuran darah. Berbekal bukti itu, polisi kemudian memancing D yang saat itu langsung memutuskan pamit kerja, untuk bertemu.

Pada Minggu (9/8/2020) malam, D akhirnya diamankan di kawasan Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Saat diamankan akhirnya dia ngakuin semua,” ujar Kapolsek.

“Penyebabnya karena dia malu itu hasil hubungan gelap dengan pacarnya. Pacarnya juga sudah kami temui dan bersedia tanggung jawab tapi enggak punya uang untuk nikahin,” ungkap Kapolsek, mengutip TribunJakarta.com.


Like it? Share with your friends!