Videonya Viral di Youtube, Seperti ini Cerita Pemburu Ikan Raksasa di Sungai Batanghari, Sering Dikejar Ular Welang


via: today.line.me

Palingseru.com – Videonya yang penuh inspiratif serta edukatif, karena dalam pemburuan ikan raksasanya menggunakan cara tradisional tanpa merusak ekosistem ikan, sosok Arief Nurochim kini menjadi viral dan jadi sorotan publik, khususnya di kalangan pemancing dan peburu ikan.

Arief merupakan satu-satunya spesialis pemburu ikan tapah di Sungai Batanghari, Jambi, Pulau Sumatera, yang menggunakan alat tangkap tradisional yang hampir punah, yakni menteban.

Karena menjadi generasi terakhir di keluarga setelah pamannya yang telah meninggal empat tahun lalu, Arief kemudian mencari peruntungan dengan menjadikan aksi perburuannya sebagai konten di YouTube.

Melalui kanal YouTube Arief Maestro Fishing, Arief sukses mengantongi pundi-pundi rupiah, mulai dari Rp 800.000 sampai Rp 56 juta per bulan. Sedangkan dari hasil perburuan ikannya, Arief bisa mengantongi penghasilan sebesar Rp 3.600.000 dari ikan tapah berbobot 30 kilogram, melansir today.line.me.

Misi Arief saat ini ialah ingin memecahkan rekor pamannya, dengan mendapatkan ikan tapah berbobot ratusan kilogram.

Meski hal tersebut dirasa cukup mustahil baginya.

“Karena kondisi sekarang air tercemar, banyak PETI (Penambangan Emas Tanpa Izin), dan alat setrum. Paman saya sering dapat 105 kilogram. Itu rekor,” kata Arief menjelaskan.

Dalam perburuan ikan tapah ini, diakui Arief, menyimpan banyak risiko bahaya yang dapat mengancam nyawanya. Sebab, ia terkadang harus menyelam sampai ke dasar sungai, yang memungkinkannya untuk bertemu hewan pemangsa buaya.

Di samping itu juga adanya ancaman ular welang, ular paling mematikan. Cahaya senter yang digunakan Arief untuk menunjang penglihatannya di malam hari mengundang ketertarikan ular welang, hingga dia kerap menemukan ular itu sudah berada di dekatnya.

Jika sudah terjebak dalam kondisi ini, Arief memiliki cara untuk menghindarinya, yakni dengan menjauhkan cahaya senter dari tubuh.

More From: Berita Menarik