Bosan Terlalu Lama Gak Masuk Sekolah, 7 Siswa MA dan MTs di Lombok Timur Pilih Untuk Menikah Dini


via: liputan6.com/Ilustrasi Pernikahan Dini

Palingseru.com – Kini, apa yang diinginkan dan diharap-harapkan sebagian pelajar telah terwujudkan. Dimana terjadinya libur panjang.

Bahkan masa libur panjang untuk periode tahun ajaran 2019/2020 dan 2020/2021 ini memecahkan rekor, dengan berlangsungnya libur selama berbulan-bulan.

Meski kenyataannya, banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan selama sekolah libur karena virus Corona atau Covid-19.

Hal inilah yang menimbulkan rasa stres dan bosan para pelajar di Indonesia.

Bahkan ada pula yang sampai melampiaskan rasa bosan terlalu lama tidak masuk sekolah ini melalui pernikahan.

Ya, inilah kasus yang sedang terjadi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dikutip Tribunnews.com, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kementrian Agama (Kemenag) Lombok Timur, Arqom melaporkan ada tujuh siswa MA dan MTs yang melangsungkan pernikahan dini di tengah libur sekolah atau pandemi Covid-19 saat ini.

Tapi tak sepenuhnya karena terlalu lama tidak masuk sekolah. Ada juga yang dilatarbelakangi alasan lain.

“Ya di samping alasan itu (tidak masuk sekolah), ada faktor lain yang menyebabkan pernikahan dini,” ungkapnya melalui sambungan telepon, Selasa (25/8).

Yakni, faktor ekonomi, suka sama suka, hingga faktor hamil di luar nikah.

“Terlepas ada Covid atau tidak, untuk alasan banyak faktor, ada suka sama suka, accident, alasan ekonomi, dan faktor lainnya,” tuturnya.

Hal ini pun menjadi perhatian khusus bagi Arqom, dengan seiring meningkatnya kasus pernikahan dini di Lombok Timur.

“Kasus pernikahan anak setiap tahun terjadi, tidak hanya masa Covid-19, tetapi ada peningkatan periode yang sama dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu 19 kasus yang dilaporkan ke kami, saat ini sampai Juli sudah 15 kasus,” papar Arqom. Demikian mengutip Tribunnews.com.

More From: Berita Menarik