Biar Ingat Mati, Pelanggar PSBB yang Tak Pakai Masker ini Dimasukan ke dalam Peti Mati COVID 19


via: kompas.com

Palingseru.com – Pemerintah tak selalu kehabisan cara untuk memberikan efek jera bagi pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau yang tak mengenakan masker.

Setelah menerapkan denda sebesar Rp 250.000 serta sanksi sosial, menyapu jalanan selama satu jam, kini pemerintah melalui Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali meluncurkan hukuman baru.

Tapi tidak melibatkan kerja fisik, hanya memanfaatkan sebuah obyek yang biasa digunakan oleh orang-orang yang telah berpulang ke Rahmatullah. Yakni, peti mati.

Sebelumnya, para petugas hanya mengarak peti mati secara keliling, tapi pada Rabu (2/9/2020) kemarin, petugas Satpol PP Jakarta Timur sudah mulai menerapkannya pada pelanggar di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, melansir Kompas.com.

“Karena banyak yang ngantre (menunggu giliran diberi sanksi sosial menyapu jalan). Nah kebetulan petugas di Pasar Rebo lagi membawa peti mati yang kosong. Ditanya ke pelanggar, mau masuk peti mati atau nunggu,” jelas Kasatpol PP Jakarta Timur, Budhy Novian.

Beberapa pelanggar pun setuju, dan masuk ke dalam peti mati selama beberapa menit.

Dan hasilnya, para pelanggar itu merasa kapok dan berjanji akan mematuhi aturan memakai masker selama beraktivitas di luar rumah.

Untuk peti mati, kata Budhy, selalu dalam keadaan steril.

“Kami juga pakaikan disinfektan ke peti mati agar tetap steril setelah dimasukkan pelanggar,” tuturnya.


Like it? Share with your friends!