Kaesang Isengin Akun Online Shop Penipu, Langsung di Blokir ketika Kirim Alamat Istana Kepresidenan ke Pelaku


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Saat ini, banyak sekali akun online shop yang bertebaran di media sosial. Namun ironisnya, banyak diantaranya yang merupakan akun bodong alias akun penipu. Karenanya, harus lebih jeli dan waspada terhadap akun-akun penipu di sosial media.

Seolah jengah dengan hal ini serta sempat tertipu akun pelelangan bodong, putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni Kaesang Pangarep lantas mengambil tindakan dengan mengerjai mereka.

Dapet laporan kalo akun ini penipu. Yaudah saya iseng untuk beli barang mereka,” cuit Kaesang di akun Twitternya, @kaesangp.

via: tribunnews.com

Kaesang lalu pemilik akun di atas melalui WhatsApp untuk berpura-pura memesan salah satu produk piyamanya.

Masih ada stok?” tanya Kaesang sambil mengirim foto piyama biru bermotif bunga.

Karena menggunakan aplikasi WhatsApp bisnis, pesan Kaesang dibalas otomatis dan berisikan promo berbagai paket yang bisa dipilih.

Selanjutnya, sang penipu mengirimkan format pemesanan, yang kemudian diisi lengkap oleh Kaesang mengikuti setiap rincian.

Merasa Kaesang serius order, si penipu lalu menotal belanjaan dan memberikan nomor rekening untuk segera ditransfer.

Namun oleh Kaesang, pesan si penipu tak dibalas hingga membuatnya kembali menghubungi Kaesang untuk menanyakan kelanjutannya.

Hy kak gmana kelanjutan ordernya,” tanya si penipu.

Ok kak, proses, saya bayar,” balas Kaesang.

Ini bukti trf,” balas Kaesang lagi disertai foto.

Di sinilah sebuah kejadian lucu terjadi. Secara tiba-tiba sang penipu mengembalikan uang yang telah ditransfer Kaesang dan bahkan mengatakan jika stoknya kosong.

Sorry stock habis kak (emoticon),” balas si penipu yang disusuli aksi pemblokiran kontak WhatsApp, seperti dilansir TribunLombok.com.

Hal itu terjadi karena sang penipu sudah menyadari siapa sosok pemesan, karena Kaesang mencantumkan alamat Istana Kepresidenan, Jakarta.

via: tribunnews.com

More From: Berita Menarik