Rela Harus Putus Sekolah, Tio Harus Jual Donat Keliling Untuk Belikan Orangtuanya Rumah


Tio, penjual donat di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (8/9/2020)

Putuskan tak lanjut sekolah, Aditio Wiguna (21) jual donat untuk bantu orang tua.

Di tengah padatnya jalan di kawasan Matraman, Jakarta Timur, nampak Tio yang tengah membawa kotak makanan.

Berisikan puluhan donat, ia berteriak ‘kue’ ke setiap pejalan kaki yang lewat.

“Sudah lama saya jualan begini. Sudah lebih dari satu tahun,” katanya kepada TribunJakarta.com, Selasa (8/9/2020).

Tio menuturkan ia hanya mengenyam pendidikan sampai kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) saja.

Atas keinginan pribadi, ia tak menginginkan melanjutkan sekolah.

Bukan tanpa alasan, Tio memantapkan hatinya untuk bekerja.

Ia merasa prihatin ketika melihat orang tuanya yang hingga kini hidup menumpang dengan neneknya.

“Saya udah enggak sekolah. Memang mau sendiri. Mama sama bapak masih kerja. Tapi saya memang putuskan mau kerja juga,”

“Selama ini kami memang masih tinggal numpang sama nenek. Makanya saya pengin kerja buat kumpulin uang bangun rumah buat orang tua saya,” ungkapnya.

Setiap pagi dan sore hari, Tio rutin membawa tumpukan donat keliling Matraman.

Dengan keuntungan Rp 500 perdonat, ia rela bekerja setiap hari demi impiannya itu.

“Alhamdulillahnya ada aja yang bayar lebih. Makanya saya bisa kumpulkan uang lebih cepat. Saat ini sudah ada Rp 7 juta,” jelasnya.

Selanjutnya, Tio berencana juga untuk mengambil paket C.

“Uang yang saya tabung juga rencananya untuk ambil paket C. Saya juga masih pengin sekolah,” ujarnya.

More From: Berita Menarik