Sama Sama Masih dibawah Umur, Viral Gadis yang Masih SD di Lombok Menikah dengan Remaja SMP


via: kumparan.com

Palingseru.com – Di tengah upaya pemerintah menekankan angka pernikahan dini di Tanah Air, semakin banyak pula kasus pernikahan dini terjadi.

Pencegahan pernikahan dini sendiri sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu. Di samping itu, juga menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa.

Ketika seorang anak menikah di usia muda, otomatis pendidikan yang dienyamnya akan terhenti begitu saja. Sedangkan perjalanannya masih sangat panjang.

Hal inilah yang membuat banyak pihak prihatin saat mendapati kabar adanya pernikahan dini di Indonesia.

Termasuk kasus pernikahan dini baru-baru ini yang terjadi di Lombok Tengah.

Apalagi, sepasang bocah itu dinikahkan dengan paksa.

Seperti dilansir Kumparan.com, orangtua perempuan memaksa dan ngotot anaknya untuk dinikahi oleh sang lelaki hanya karena dibawa berjalan-jalan hingga malam hari, pukul 19.30 WITA.

“Karena adat sih katanya. Karena (di adat Sasak) kalau bawa gadis sampai malam harus dinikahi. Kita sempat larang untuk menikah dan mau pisahkan. Tapi, orangtua (mempelai perempuan) tetap ngotot mau menikahkan mereka,” kata Ehsan, Kepala Dusun Montong Praje, Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah.

Padahal, anak perempuan baru berusia 12 tahun atau duduk di bangku Sekolah Dasar. Sedangkan laki-laki pelajar SMP dan berusia 15 tahun.

Pernikahan mendadak ini bahkan tidak hanya dilarang oleh Kepala Dusun, keluarga laki-laki pun sempat menyampaikan keberatannya. Namun lagi-lagi, orangtua mempelai perempuan memaksa adanya pernikahan.

“Saya hanya bisa diam. Kaget awalnya. Masa anak saya nikah. Kan masih kecil. Kita sudah minta untuk dipisah. Tapi katanya kalau tidak nikah sekarang, anaknya (mempelai perempuan) bakal dicap buruk di kampung halamannya,” terang Rahimin, ayah laki-laki.

Karena begitu mendadak, Rahimin juga tak bisa memberikan uang mahar terbilang banyak untuk calon anaknya.

“Saya hanya kasi segitu. Cuma Rp 6 juta. Untuk maskawin dan pisuka,” ungkapnya.

More From: Berita Menarik