Bos Besar Samsung Meninggal Dunia, Keluarga Bayar Pajak Warisan Sampai Rp 146 Triliun


via: finance.detik.com

Palingseru.com – Bagaikan peribahasa “sudah jatuh tertimpa tangga”, apa yang dialami oleh keluarga bos besar Samsung, Lee Kun-hee ini juga demikian.

Pada Minggu, 26 Oktober 2020 mereka baru saja dirundung duka mendalam atas kepergian Lee Kun-he. Tapi kini mereka sudah harus dihadapi kenyataan pahit lain atas pembayaran pajak ke pemerintah Korea Selatan (Korsel).

Keluarga orang terkaya di Korsel ini (dalam hal ini ahli waris) diharuskan membayar pajak sekitar US$ 10 miliar atau setara Rp 146 triliun, melansir finance.detik.com.

Menurut Kepala Eksekutif Perusahaan Analisis, Chung Sun-Sup, ahli waris tidak mungkin akan menjual saham untuk melunasi pajak tersebut. Karena kepemilikan Lee mencakup 4% kepemilikan di produsen smartphone, televisi, dan chip memori terbesar di dunia dan 21% dari Samsung Life Insurance Co., yang memiliki bagian terbesar kedua dari Samsung Electronics.

Selain itu, kekayaan yang dimiliki Lee juga mencapai US$ 20,7 miliar atau setara dengan Rp 302, 22 triliun.

“Penjualan saham dapat menimbulkan masalah karena akan mengurangi kendali keluarga atas grup. Tidak ada konglomerat yang akan melakukannya. Sebaliknya, kebanyakan dari mereka memilih untuk melakukan pembayaran tunai selama lima tahun. Uang tunai dapat disiapkan melalui sarana seperti dividen atau gaji,” kata Chung.

Sementara pihak yang diyakini mengambil tanggungjawab ini adalah Jay Y. Lee, putra satu-satu pewaris semua saham di Samsung Electronics dan Samsung Life Insurance milik Lee.


Like it? Share with your friends!