Ibu Hamil ini Ditolak Melahirkan di 4 Rumah Sakit Usai Hasil Rapid Test-nya Reaktif


via: megapolitan.kompas.com

Palingseru.com – Melahirkan kini tidak hanya menimbulkan ketegangan bagi para wanita hamil, namun juga menyisakan ketakutan tersendiri.

Bukan karena persoalan perjuangan hidup dan mati di tengah persalinan, tetapi insiden di luar nalar seperti yang sudah banyak dialami oleh ibu hamil selama pandemi Covid-19 ini.

Yaitu, ditolak oleh rumah sakit. Aksi penolakan ini jauh lebih mengerikan dari momen sang ibu sedang berjuang mengeluarkan buah hatinya.

Bagaimana tidak, di sini sang ibu akan “dilempar” ke sana-sini hingga akhirnya membuat lambannya tindakan dan menyebabkan sang buah hati meninggal dunia.

Pengalaman buruk itu pula yang sempat dialami RH (36), warga Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Tapi untungnya, bayinya terlahir secara selamat dan sehat setelah mengalami penolakan dari empat rumah sakit.

Pemicunya, hasil rapid test RH menunjukkan reaktif.

“Sekitar pukul 21.30 WIB, datang seseorang yang mengaku dokter dan dengan keras menyampaikan kepada klien kami, ‘ibu positif Covid’,” kata Akriman Hadi, kuasa hukum RH.

Karena itulah, RH diminta pihak rumah sakit pertama, RS Permata Hati untuk rujuk ke RS di Metro lantaran rumah sakit tersebut bukan rumah sakit rujukan.

Namun setibanya di rumah sakit itu, RH kembali ditolak dan kembali mendatangi rumah sakit lain di Bandar Lampung. Dan seperti sebelum-sebelumnya, di rumah sakit ini RH juga mendapat penolakan.

RH akhirnya melahirkan di RS Abdul Moeloek atas persetujuan dokter tanpa melampirkan rujukan RS Permata Hati, seperti dilansir Tribunnews.com.

“Akibat pernyataan RS Permata Hati bahwa klien kami positif Covid-19 dari hasil rapid test itu, keluarga kami dirugikan,” tutur Hadi.

Pihak keluarga RH sendiri sudah mengambil tindakan tegas dengan melayangkan somasi sebanyak dua kali pada RS Permata Hati.


Like it? Share with your friends!