Rumah Nikita Mirzani Mau Diserbu 800 Orang, Ketua RT: Warga Merasa Aman Karena Ada Polisi yang Berjaga


via: today.line.me

Palingseru.com – Buntut dari ancaman ustad Maheer At Thuwailibi, kediaman Nikita Mirzani kini mendapat penjagaan ketat dari pihak kepolisian.

Seperti diketahui sebelumnya, ustad Maheer dan Nikita sedang memanas. Berawal dari postingan Insta Story Nikita yang ketika itu mengomentari kemacetan yang disebabkan kepulangan Habib Rizieq Shihab.

“Gara gara Habib Rizieq pulang ke Jakarta penjemputannya gila-gilaan. Nama Habib itu adalah tukang obat,” demikian sindir Nikita yang langsung mendapat respon dari ustad Maheer.

Ya, merasa Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) dihina, ustad Maheer meminta Nikita untuk minta maaf dalam waktu 1×24 jam. Jika tidak dilakukan, maka dia mengancam akan mengerahkan pasukan 800 Laskar Pembela Ulama untuk mengepung rumahnya.

“Saya serius, saya tidak main-main. Kita lihat apa yang akan terjadi. Darah kami, kami kucurkan untuk membela kehormatan cucu Rasulullah SAW,” tandasnya.

Meski ancaman itu tak berpengaruh bagi seorang Nikita, namun tidak halnya bagi warga sekitar di kediaman Nikita yang terletak di daerah Pesanggarahan, Jakarta Barat, sebagaimana diungkapkan Ketua RT, Hidayat.

Warga, kata dia, merasa khawatir dengan ancaman tersebut, dan takut apabila massa benar-benar datang.

Tapi perasan cemas dan takut itu telah mereda dengan kehadiran petugas kepolisian yang berjaga-jaga di sekitar rumah Nikita.

“Masyarakat nggak complain (ada petugas kepolisian) justru mereka merasa aman dengan polisi berjaga-jaga,” ungkapnya.

Sebagai Ketua RT yang turut memikirkan keamanan warga dan lingkungan, Hidayat berharap jika kasus ini dapat diselesaikan secara damai.

“Masyarakat di sini (juga) berharap kalau FPI jadi mau datang ke sini yang penting secara damailah. Niki sendiri nggak memberi kabar ke kita. Cuma kitanya inisiatif, jangan sampai di lingkungan ini terjadi sesuatu,” tuturnya, melansir today.line.me.


Like it? Share with your friends!