Dituduh Bersetubuh dengan Seorang Wanita Pria Ini Dihukum Pegang Besi Panas


via: today.line.me/MA menunjukkan kondisi tangannya dan besi yang digunakan ketika jalani sumpah adat, Sabtu (14/11).

Palingseru.com – Tuduhan yang dialamatkan padanya belum terbukti benar, namun sudah harus mendapat hukuman. Inilah kejadian memilukan yang belum lama ini dialami MA (29), warga Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Mengutip today.line.me, sebelumnya pada Oktober 2020 lalu MA dituding oleh seorang perempuan berinisial MYT (34) telah melakukan hubungan badan dengannya pada 12 Agustus. Oleh pihak lembaga adat dan Pemerintah Desa Baomekot, pihak yang menangani kasus, dia diminta melakukan ‘sumpah adat’ dengan cara menaruhkan tangannya ke besi panas pada Sabtu (14/11/2020).

Cara keji itu diyakini sebagai penentu atas bersalah atau tidaknya MA dalam kasus tersebut. Adapun cara melihatnya, yakni dari luka yang ditimbulkan. Jika telapak tangan terluka, maka dinyatakan bersalah. Namun jika yang terjadi sebaliknya, maka dinyatakan benar, tidak bersalah.

Hal tersebut jelas tidak bisa dijadikan tolak ukur sesungguhnya, mengingat sensasi panas yang ditimbulkan dari besi panas. Siapapun yang memegangnya, telapak tangannya pasti akan melepuh dan terluka.

“Saya diminta untuk duduk di Kantor Desa Baomekot untuk membuktikan kebenaran itu. Saya lihat mereka bakar besi ukuran 10 sentimeter dengan tempurung. Setelah besi panas seperti bara api, mereka meminta saya untuk membuka telapak tangan. Besi panas itu langsung ditaruh di telapak tangan saya. Akibatnya telapak tangan saya terluka. Saya terpaksa menyerahkan tangan saya karena takut, habis warga banyak sekali di Kantor Desa Baomekot,” ungkap MA.

MA pun tidak hanya harus menanggung kesakitan atas insiden itu, namun juga kerugian, karena pemasukan untuk istri dan anaknya kini berkurang akibat tak bisa melakukan aktivitas kerja sebagai sopir.

“Sekarang saya tidak bisa kerja untuk bawa mobil karena tangan saya terluka. Jadi, sekarang saya di rumah saja, sampai tunggu telapak tangan saya sembuh, baru kerja,” tuturnya.

Untuk perlakuan keji yang didapatnya, MA telah mengambil tindakan dengan melaporkan kasus ke Polsek Kewapante.


Like it? Share with your friends!