Ustaz Das’ad Latif Bubarkan Pengajiannya karena Jamaah Jamaahnya Terus Bertambah


via: today.line.me

Palingseru.com – Pemuka agama kini kembali jadi sorotan dan perbincangan di kalangan warganet. Namun bukan tentang perseteruan yang sedang memanas, tetapi sikap dan keputusan seorang ustaz yang patut diacungi jempol.

Adalah Ustaz Das’ad Latif, yang membubarkan jamaah pengajiannya karena massa yang datang melebihi kapasitas.

Awalnya, acara pengajian yang digelar Ustaz Das’ad hanya ditujukan kepada 100 jamaah. Namun entah karena acara pengajian ini menyebar ke telinga masyarakat, lokasi acara mendadak diserbu ribuan jamaah, baik laki-laki maupun perempuan.

Hal inilah yang membuat Ustaz Das’ad terpaksa mengambil keputusan tersebut. Menyadari negeri tercintanya masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Ustaz Das’ad meminta para jamaah untuk bubar, mengikuti protokoler kesehatan yang diterapkan pemerintah, yang melarang adanya kerumunan massa.

“Ayo kita pulang setuju?” ajak Ustaz Das’ad, yang langsung dijawab setuju oleh para jamaah.

“Ayo memang ini kita mau dengar ceramah. Tapi wabah lebih bahaya,” lanjutnya.

“Bismillah kita tinggalkan tempat. Ayo, mohon maaf sebesar-besarnya. Tidak enak tapi harus dilakukan demi kemaslahatan kita,” ucapnya seraya mengajak jamaah bershalawat, melansir today.line.me.

Video pembubaran jamaah pengajian yang dilakukan oleh Ustaz Das’ad Latif ini sontak mendapat apresiasi dari para warganet.

“Nah ustaz yang begini harus dicontoh,” ujar @eny_abudi.

“Begitulah ustaz yang tidak cuma bisa memberi contoh, tapi dia menjadi contoh,” timpal @endipale7858.

Sementara itu, ada beberapa warganet yang mencoba membanding-bandingkan sosok Ustaz Das’ad dengan sosok pemuka agama yang sedang bermasalah dengan seorang selebritis.

“Seperti ini seharusnya seseorang yang layak bergelar ustaz. Tauziahnya enak didengar di telinga dan sejuk dihati. Selalu memberikan contoh yang baik dan bisa menjadi panutan. Bukan teriak, bunuh-bunuh atau bahkan lnt,” kata @anita_soewondo.

“Ilmu agama tertinggi tercermin dari akhlak dan kebijaksanaannya. Beda sama yang ngajak Revolusi Akhlak. Tapi kelakuan dan ucapan gak tercermin akhlaknya. Ulama politik!,” cetus @mchandratan.


Like it? Share with your friends!