Akibat Terdampak Pandemi, Pengemudi Ojek Online Ini Tunggu Orderan Sambil Jualan


via: kompas.com

Palingseru.com – Di masa pandemi ini, pekerjaan apa pun akan dilakoni oleh sebagian orang demi menambah pemasukan.

Seperti yang diketahui, sejak wabah virus Corona masuk ke Tanah Air hingga di bulan November ini, pemasukan masyarakat kian menurun, bahkan ada yang masih menganggur hingga sekarang.

Karenanya, masyarakat kini mulai pintar-pintar dalam membagi waktu serta memanfaatkan kesempatan untuk mencari pundi-pundi uang, seperti apa yang dilakukan oleh Sarman.

Pria 34 tahun yang berprofesi sebagai driver ojek online (ojol) ini memutuskan menjajakan barang dagangannya berupa camilan kemasan seperti kerupuk ikan, keripik singkong dan stick balado, di sela menunggu orderan masuk.

Barang dagangannya itu dijajakan di atas motor dengan memasang tulisan 5.000, yang menandakan harga dagangannya.

“Daripada cuma bengong atau nongkrong enggak jelas, mending sambil jualan,” kata dia.

Untung yang didapat dari jualan camilan itu memang diakuinya tidak besar, hanya Rp 1.500 per bungkusnya.

“Ya lumayan lah buat tambah-tambah,” tuturnya.

Sedangkan penghasilan dari ojek online semakin tak menentu dan terbilang kian sedikit gara-gara sepinya orderan.

“Saya juga bingung kadang-kadang, sejak corona ini paling sehari orderan yang masuk cuma tiga sampai empat kali,” keluh dia.

Sementara tiap bulannya dia harus mengeluarkan uang sebesar Rp 500 ribu untuk kontrakan. Belum lagi ditambah listrik Rp 200 ribu, serta utang koperasi dengan cicilan Rp 1,3 juta yang masih tersisa 5 bulan pembayaran lagi, seperti dilansir Kompas.com.

Karena ini pula, istri Sarman ikut terjun mengais rezeki dengan menjadi pengasuh bayi tetangga serta menjual minuman dan camilan anak-anak di depan rumah kontrakannya.

“Istri saya sekarang bantu-bantu tetangga momong bayi. Kebetulan tetangga punya bayi kembar. Ya lumayan lah untuk tambahan,” kata Sarman.


Like it? Share with your friends!