Pria ini Pilih Jadi Gelandangan Gara Gara Stres Hidup Makmur Banyak Uang


via: sosok.grid.id

Palingseru.com – Ini tentu terdengar sangat mengejutkan sekaligus membuka pandangan semua orang.

Selama ini, hidup di bawah gelimangan harta dianggap sebagai puncak kehidupan. Karena dengan uang yang dimiliki, seseorang dapat hidup tenang dan juga sejahtera.

Tapi fakta itu berbanding balik bagi Simon Lee (53).

Alih-alih merasa bahagia atau sejahtera, kehidupan mewah yang dijalaninya selama bertahun-tahun justru mendatangkan ketidaktenangan.

Karena itu, dia sampai memutuskan resign dari pekerjaannya dan pindah ke negara tetangga, Makau.

Di negara itu, Simon memulai kehidupannya di jalanan sebagai gelandangan. Dia bertahan hidup dengan mengandalkan belas kasihan orang-orang.

Namun pada 2010 dia dideportasi sehingga ia kembali pulang ke kampung halamannya di Hong Kong, dan masih tetap menjalani kehidupan sebagai gelandangan.

Bahkan di negaranya, Simon makan dari sisa-sisa restoran atau tidak mengorek dari tempat pembuangan, sebagaimana dilansir sosok.grid.id.

“Banyak orang kaya di Hong Kong yang sangat boros. Selalu ada sesuatu yang dibuang orang lain tetapi masih bisa saya gunakan,” ucap Simon.

Meski harus hidup bergelimpangan tanpa tujuan dan arah yang jelas, namun kehidupan seperti ini yang diinginkan Simon.

“Bagi saya, kehidupan ini bebas. Saya tidak perlu membayar ini itu untuk hidup, saya bisa tidur di mana saja. Tidur di jalanan telah memecahkan banyak masalah yang saya hadapi selama ini,” tutur dia.

“Saya merasa telah menghemat sumber daya untuk masyarakat. Saya tidak membutuhkan uang karena saya tidak memerlukannya. Saya tidak mengejar ketenaran atau hal-hal yang bersifat material.”


Like it? Share with your friends!