3 Ulama Yang Positif Covid 19, Ustaz Yusuf Mansur, Aa Gym, dan Syekh Ali Jaber


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Sudah memasuki akhir tahun, pandemi Covid-19 kini tak jua kunjung mereda. Malah, wabah virus ini semakin menyebar luas dengan menjangkiti tiap masyarakat Indonesia, bahkan termasuk ulama kondang.

Sedikitnya, ada tiga ulama kondang yang terpapar virus Covid-19. Mulai dari Ustaz Yusuf Mansyur, Aa Gym, hingga terbaru Syekh Ali Jaber.

Gejala Covid-19 yang dirasakan ketiganya pun berbeda-beda.

Ustaz Yusuf Mansyur

via: tribunnews.com

Untuk Ustaz Yusuf Mansyur, dia merasakan nafasnya sangat berat hingga membuatnya sulit melakukan aktivitas, bahkan aktivitas ringan sekali pun.

“Waktu masih di rumah, dipake berdiri, jalan, dan sikat gigi, rasanya kayak jalan naek gunung, nggak sepadan,” ungkapnya.

Karena kondisinya itu, Ustaz Yusuf Mansyur sampai dilarikan ke RSPAD yang merupakan rumah sakit rujukan Covid-19. Namun 11 hari setelahnya, Ustaz Yusuf Mansyur diperbolehkan kembali ke rumah, tetapi tetap menjalankan isol**i mandiri di rumah.

Aa Gym

via: tribunnews.com

Sementara Aa Gym sendiri merasakan gejala sakit umum, seperti pusing dan batuk. Sedangkan dadanya tidak mengalami sesak.

Aa Gym mengetahui dirinya terpapar Covid-19 setelah melakukan tes swab, setelah sebelumnya melakukan rapid test dengan hasil nonreaktif.

“Hari Selasa swab, bersama anak, ditemani terus, sama-sama pakai masker. Di swab termasuk santri juga yang biasanya mendampingi. Dan tadi malam didapat hasilnya, anak negatif, tidak kena Covid-19 dan Aa positif Covid-19. Semuanya ini qadarullah sudah berusaha sedisiplin mungkin, mengajak orang disiplin,” tuturnya.

Syekh Ali Jaber

via: tribunnews.com

Pada Selasa (29/12/2020) kemarin Syekh Ali Jaber dilarikan ke Rumah Sakit usai dinyatakan positif Covid-19.

“Alhamdulilah, Innalillahi waa innailahi rojiun. Subhanallah. Nggak nyangka, padahal sering swab, sudah berkali-kali dan selalu negatif,” kata Syekh Ali Jaber di kanal YouTube-nya.

Pada saat itu, kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber memang dikatakan semakin menurun. Panas badan dan batuknya tak kunjung mereda, bahkan disertai sesak nafas.

“Semenjak itu mulai demam lagi, panas naik turun, kemudian batuk, sampai sesak nafas. Ketika sudah sesak nafas, sudah tidak kuat lagi untuk karantina mandiri, sayang langsung dibawa ke rumah sakit,” lanjutnya.

Sesampainya di rumah sakit, Syekh Ali Jaber pun langsung dipasangkan alat bantu nafas atau ventilator.

“Mudah-mudahan melalui ujian ini saya dapat diampuni segala dosa dan dinaikkan derajat dan menjadi hikmah serta pelajaran,” ucapnya, demikian melansir TribunJatim.com.


Like it? Share with your friends!