Setelah Tinggal Bertahun Tahun di Gubuk Reot, Regina Akhirnya Diberikan Rumah Oleh Jokowi


via: kompas.com

Presiden Joko Widodo melalui Dandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabaruddin dan Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi menyerahkan rumah layak huni kepada Regina Deta Karere (38), warga Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/1/2021).

Regina merupakan warga miskin yang hidup di sebuah gubuk bersama anaknya yang menderita penyakit kronis. 

Laode menjelaskan, rumah tersebut merupakan bantuan Jokowi yang ditindaklanjuti oleh Pangdam Udayana dan Kapolda NTT.

“Di daerah kita, Polres Sumba Barat Daya dan Kodim (1629 Sumba Barat Daya) yang melaksanakan penyelesaian bedah rumah di lapangan,” kata Laode kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Rabu malam.

Dandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabaruddin (kanan) dan Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi (kiri) pada saat acara penyerahan kunci rumah layak huni kepada Regina Deta Karere (tengah) di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/1/2020).KOMPAS.com/DOKUMEN POLRES SUMBA BARAT DAYA Dandim 1629 Sumba Barat Daya Letkol Inf Laode M Sabaruddin (kanan) dan Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi (kiri) pada saat acara penyerahan kunci rumah layak huni kepada Regina Deta Karere (tengah) di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (6/1/2020).

TNI-Polri melakukan giat pembangunan rumah layak huni itu sejak 18 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021.

TNI-Polri dibantu oleh anggota keluarga Regina dan beberapa tukang bangunan dalam giat bedah rumah tersebut.

Sementara Kapolres Sumba Barat Daya AKBP Joseph F H Mandagi mengungkapkan, pihaknya berharap Regina dan anaknya bisa hidup sehat dan layak setelah tinggal di rumah baru tersebut.

“Harapan kami, semoga bedah rumah ini menjadi awal bagi Ibu Regina untuk hidup sehat bersama anak,” ujar Joseph.

Berdasarkan rilis resmi Polres Sumba Barat Daya, penyerahan rumah dihadiri oleh para pejabat utama Polres dan Dandim 1629 Sumba Barat Daya, Kepala Desa Mali Iha, tokoh masyarakat setempat, dan warga Kampung Rada Loko.

Dihubungi secara terpisah, melalui penerjemah bahasa Indonesia bernama Lukas Loghe Kaka (27), Regina berterima kasih atas rumah yang diberikan Jokowi.

“Benar, kemarin ada penyerahan kunci (rumah) dari Presiden (Jokowi) melalui Dandim dan Kapolres, tentara, polisi,” kata Regina melalui sambungan telepon, Kamis (7/1/2021) pagi.

“Pas penyerahan kunci, saya senang, bersyukur. Ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi,” ujar Regina menambahkan.

Regina juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu.

Namun, saat ini Regina belum bisa tinggal di rumah tersebut. Hal itu karena ia belum memiliki tempat tidur dan peralatan rumah tangga.

“Saya belum tidur di dalam (rumah baru) karena belum ada tempat tidurnya. Alat-alat rumah tangganya bagian dalam belum ada,” ungkap Regina.

Sebelumnya diberitakan, kisah Regina Deta Karere (38) bertahun-tahun mengurus dua anaknya yang lumpuh dan mengalami gizi buruk menjadi perhatian banyak orang.

Kondisi di dalam rumah milik Regina Deta Karere di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/12/2020) sore. KOMPAS.com/IGNASIUS SARA Kondisi di dalam rumah milik Regina Deta Karere di Kampung Rada Loko, Desa Mali Iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/12/2020) sore.

Anak pertama Regina yang bernama Dominggus Japa Loka (17), akhirnya meninggal dunia setelah didiagnosis mengalami gizi buruk kronis.

Dalam kesedihan, Regina harus melanjutkan hidup demi mengasuh anak bungsunya, Ferdianus Bali Mema yang juga bergizi buruk dan lumpuh.

Sejumlah pihak terketuk hatinya untuk meringankan duka yang ditanggung Regina.


Like it? Share with your friends!