Seperti ini Pengakuan Pembuat Spring Bed yang Diduga Abal-abal, Dijual Rp 150 Ribu dan Berhenti Produksi Karena Viral


via: kompas.com

Palingseru.com – Viralnya video tentang spring bed yang disebut abal-abal serta mencuatnya pengakuan pembeli kasur yang telah membayar uang tunai Rp 300.000 dan barter satu ekor burung seharga Rp 600.000 kini berbuntut pa**ang.

Menindaklanjuti kasus tersebut, pihak kepolisian Pekalongan langsung melakukan penyelidikan yang akhirnya berujung tertangkapnya tiga orang, dua sales dan sopir yang mengangkut spring bed di wilayah Pekalongan.

Dari pengusutan polisi, lokasi produksi spring bed abal-abal itu berada di Tegal, dengan diketuai Riyanto.

Dilansir Kompas.com, Riyanto sudah memproduksi bisnis spring bed tersebut selama dua tahun terakhir. Dibantu oleh tiga karyawannya, yang diamankan polisi, Riyanto memproduksi spring bed dengan kerangka kayu, kardus, kain, dan busa tipis.

Menyesuaikan bahan pembuatan, Riyanto membanderol dengan tarif murah, Rp 150.000 per buahnya.

“Kalau harga jual springbed dari saya Rp 150.000 per satunya. Nah di sales saya tidak tahu, karena mereka yang menentukan,” ungkapnya.

Selama menjalani bisnis, diakui Riyanto, bahwa dirinya tidak pernah mendapat komplain dari pembeli, apalagi sampai harus berurusan dengan polisi seperti ini.

“Selama dua tahun memulai usaha, baru pertama kali saya mendapat komplain atau masalah seperti yang sedang viral ini. Jujur saja repot, dan imbasnya saya tidak memproduksi dulu karena kondisinya juga belum baik,” tutur dia.

“Tapi semuanya sudah selesai, kemarin saya datang ke Polsek Pekalongan Selatan dan membuat surat pernyataan. Ditandatangani oleh saya dan ketiga orang tadi (dua sales dan sopir),” sambungnya.


Like it? Share with your friends!