Ditemukan Tak Lagi Utuh, Seperti ini Potret Pilu Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air Diangkut Petugas


Temuan diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Temuan diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Palingseru.com – Tim gabungan berhasil mengangkat beberapa serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di sekitar Kepulauan Seribu, Jakarta.

Jenazah korban juga diangkat oleh petugas dari dasar laut, namun sayangnya kebanyakan kondisinya sudah tidak lagi utuh. Yang diangkut bukan jenazah utuh melainkan dalam bentuk potongan tubuh.

Anggota tubuh ini kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk kemudian diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri  dan dicocokkan dengan DNA keluarga korban.

Temuan tersebut tidak lagi berupa jenazah utuh, melainkan banyak diangkut potongan-potongan tubuh manusia, dalam satu kantong.

Temuan diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

“Berupa sebuah kantong mayat berisi beberapa tubuh, kemudian karung berisi swab test bayi, pakaian bayi juga,” kata Komandan KRI Parang, Letkol Hendra, Minggu (10/1/2021).

Tim DVI Polri sendiri melibatkan 76 ahli untuk mengidentifikasi jenazah korban pesawat Sriwijaya Air. 51 ahli bertugas di posko ante mortem, sementara 25 ahli bertugas di post mortem.

Puluhan ahli ini berasal dari berbagai bidang ilmu medis.Commander DVI Polri Kombes Herry menjelaskan bahwa post mortem bertugas menganlisis bagian tubuh korban.

Sementara, ante mortem bertugas mengidentifikasi DNA dari keluarga korban.

Temuan diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182
Temuan diduga bagian tubuh korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

“Setelah kita dapat info body parts, dan body holding area awal di Tanjung Priok dan dibawa ke post mortem dilakukan data dan pendataan,” papar Hery.

Sementara itu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, hingga Minggu sore menerima sebanyak 21 sampel informasi genetik atau DNA dan tujuh kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga penumpang pesawat Sriwijaya Air.

Tim (DVI akan melakukan identifikasi terhadap kantong-kantong jenazah dan hal lain yang berhubungan dengan kecelakaan pesawat pada hari Senin besok.

Untuk memudahkan proses identifikasi, keluarga korban diminta melengkapi informasi, baik berupa ijazah, kartu keluarga dan dokumen-dokumen lain kepada tim DVI.


Like it? Share with your friends!