Sebelum Jadi Korban, Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani Sempat Cerita Ke Ibunya Pesawat Delay Gegara Hujan Deras


Via : iNews.id

PalingSeru – Mia Trestyani Wadu seorang pramugari dari Sriwijaya Air SJ 182 asal Denpasar, Bali ini sempat bercerita keada sang ibu jia pesawat yang akan ia tumpangi delay karena hujan deras. Ia menelepon ibunya sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang ia tumpangi hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2020).

Hal ini juga diungkapkan oleh sang kakal sepupu Mia, Ginsir. Ia mengatakan jika dalam percakapan melalui telepon itu, Mia bercerita jika penerbangannya delay karena hujan deras. Kemudian sore harinya, pihak keluarga mendapatkan kabar jika pesawat yang ditumpangi sang anak hilang kontak.

“Ya, sekitar dua jam sebelum kejadian, Mia sempat kontak ibunya, Ni Luh Sudarni. Ibu berpesan untuk berhati-hati,” kata Ginsir kakak sepupu Mia kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (10/1/2021).

Sudarni dan sang suami, Zet Wadu merasa sangat terpukul saat mengetahui nasib putrinya yang berumur 23 tahun itu. Diketahui Mia merupakan seorang putri dari pasangan Sudarni dan Zet Waru yang lahir pada 23 November 1998. Karena kedua orang tuanya syok, kemudian pihak keluarga yang menghendel telepon.

Tenyata Mia baru bekerja selama tiga tahun di Srwijaya Air. Dikatakan oleh Ginting, terakhir kali Mia pulang ke rumah adalah pada bulan Agustus tahun lalu. Rencananya, kakak almarhumah, Ardy S Cornelis Wadu dang sang paman akan berangkat ke Jakarta untuk membantu proses identifikasi.

“Mungkin dua hari ke depan berangkatnya,” kata Ginsir.

Ginting juga mengatakan jika pihak keluarga pertama kali mendapatkan kabar duka ini dari pemberitaan media yang merilis nama-nama penumpang Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.


Like it? Share with your friends!