Warga Jember Gelar Salat Gaib Doakan Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182


Salat gaib warga Jember (Foto: Yakub Mulyono/detikcom)

Puluhan jemaah Masjid Roudhotul Muchlisin Jember, menggelar salat gaib untuk korban pesawat jatuh Sriwijaya Air SJ182. Kegiatan warga Lingkungan Condro, Kelurahan Kaliwates, Kecamatan Kaliwates, itu untuk mendoakan korban dan sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas jatuhnya korban jiwa dalam musibah kecelakaan pesawat jurusan Jakarta – Pontianak itu.

“Kegiatan salat gaib ini kami lakukan, setelah pelaksanaan salat zuhur sebagai bentuk keprihatinan dan ikut mendoakan para korban pesawat jatuh Sriwijaya Air itu,” kata Imam Masjid KH. Musodik Fikri Farouq dikonfirmasi usai pelaksanaan salat gaib, Senin (11/1/2021).

Dengan adanya musibah itu, kata Kiai Fikri, agar juga para keluarga korban diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan dari Allah SWT. Sekaligus juga sebagai pengingat bahwa kematian kapan pun bisa terjadi, tanpa melihat siapa dan bagaimana prosesnya.

“Hukum salat ini sunnah Fardu Kifayah, dan adanya kejadian pesawat (jatuh) ini, mengingatkan kita bahwa kematian itu tidak terkait akan apapun,” katanya.

Artinya menjadi sebuah pelajaran bahwasannya kematian itu tinggal menunggu waktu. Terlebih lagi, katanya, yang kemudian dikaitkan dengan Pandemi COVID-19.

“Kita tahu saat ini masa Pandemi COVID-19. Bahwasannya para penumpang itu pun hasil swabnya negatif sehingga bisa melakukan perjalanan, tapi kemudian jika Allah berkehendak lain. Saat terbebas Corona pun, jika Allah mengkhendaki maka kita akan kembali kepada Nya,” ungkap Kiai Fikri.

Sehingga dengan dilaksanakan kegiatan salat gaib ini sebagai pengingat bersama, bahwa kematian kapan pun bisa terjadi.

“Tidak melihat apa penyebab kematiannya, tapi kita pun tidak bisa terlepas dari Malaikat Izrail. Saat waktunya diambil (meninggal), kita pun harus siap. Juga amal ibadah kita yang nantinya akan menjadi bekal,” tandasnya.


Like it? Share with your friends!