Pria di Palembang ini Sampai Bisa Bangun Rumah Hanya dengan Ancam Sebar Video Tak Senonoh Seorang Lansia


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Aksi kejahatan ini diawali dengan membuat grup WhatsApp, memulai obrolan secara pribadi dan berlanjut melakukan video call s*x (VCS).

Dalam modus operandinya, melansir TribunPalembang.com, tersangka mengaku sebagai perempuan dengan memakai foto profil WhatsApp perempuan cantik yang sudah bersuami atau menyebut dirinya sebagai ‘tante’ yang haus bercinta karena suami berada di luar kota.

“Ini modus yang digunakan tersangka untuk memeras korban. Setelah korban diajak VCS tidak berbusana, baru tersangka memeras korban,” ungkap Kabudit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi.

Dengan mengantongi video asusila korbannya, tersangka mulai melancarkan aksi kejahatan selanjutnya dengan memeras korban, meminta uang senilai 25 juta, jika tidak ingin videonya disebarkan.

Korban yang sudah lansia lantas menuruti permintaannya. Namun hal tersebut ternyata membuat tersangka ketagihan hingga kembali meminta uang kepadanya senilai 75 juta, sehingga total keseluruhannya mencapai Rp 100 juta, yang belakangan digunakan oleh tersangka untuk melakukan renovasi rumah miliknya.

“Pada aksinya yang kedua, tersangka memeras korban (lainnya) sebesar 200 juta namun tidak berhasil. Korban melaporkan tindakan itu pada kita sehingga dilakukan penangkapan,” terang Kompol Suryadi.

“Modus itu ditenggarai terjadi pada beberapa korban namun para korban sepertinya tidak ada yang bersedia melapor. Baru kali ini ada yang berani melapor. Untuk itu kita masih lakukan pengembangan. Masih kami selidiki barang kali ada korban-korban lainnya dari tersangka ini,” tambah Kompol Suryadi.

Atas terjadinya kasus ini, Kompol Suryadi lantas mengimbau kepada masyarakat, terutama kaum lelaki, untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajakan video call.

“Lelaki lebih mudah untuk jadi korban bujuk pelaku kejahatan. Dari itulah kami imbau, untuk waspada jangan mudah termakan bujuk rayu ajakan video call. Bisa jadi seperti ini, pelaku seorang lelaki tetapi mengaku perempuan,” imbuhnya.


Like it? Share with your friends!