Cerita Sejumlah Siswi Nonmuslim di SMKN 2 Padang Pilih Berjilbab ke Sekolah: Walau di sekolah pakaian saya seperti ini iman saya tetap Tuhan Yesus


via: indeksnews.com

Palingseru.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Padang, Sumatera Barat mendadak jadi sorotan dan perbincangan hangat. Tepatnya, setelah video argumen orang tua siswa dengan Wakil Kepala SMK Negeri 2 Padang viral di media sosial.

Dimana dalam argumen tersebut, orangtua murid memprotes soal kebijakan yang diterapkan oleh pihak sekolah, yakni mewajibkan seluruh siswi untuk menggunakan jilbab, termasuk yang nonmuslim.

Hal tersebut membuat Elianu Hia selaku wali murid merasa keberatan. Pun demikian dengan putrinya, JC, hingga kemudian menandatangani surat pernyataan yang berisi tidak bersedia memakai kerudung atau jilbab seperti yang digariskan oleh peraturan sekolah.

Usut punya usut, kewajiban berjilbab di lingkungan sekolah sudah lama diterapkan oleh sejumlah pihak sekolah di Padang. Ya, jilbab bisa dikatakan bagian dari seragam sekolah.

Dan mengenai penggunaan jilbab, ada beberapa siswi SMKN 2 Padang yang mengaku tidak keberatan dan pihak sekolah tak pernah memaksa mereka untuk berjilbab, seperti informasi yang beredar di media sosial.

“Tidak ada unsur paksaan. Dan saya juga sudah dari SMP memakai jilbab ini,” kata siswi nonmuslim, Elisabeth Angelia Zega, dilansir Detik.com.

Lebih lanjut, Angel, sapaan akrabnya, juga merasa tidak dirugikan dan tak terganggu meski berpenampilan seperti siswi beragama Islam, karena masalah keimanannya bukan terletak pada penutup kepala tersebut.

“Walau di sekolah pakaian saya seperti ini (pakai jilbab) iman saya tetap percaya Tuhan Yesus. Tak ada tekanan batin kalau pakaian pakai jilbab,” tutur dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh siswi SMKN 2 Padang lainnya, Eka Maria Putri Waruwu.

“Pakaian seperti ini (pakai jilbab) hanya atribut saja kok. Identitas saya sebagai pelajar SMK 2. Tidak kaitan dengan masalah iman,” imbuhnya.

Sementara siswi lainnya, Yulita Harefa juga menyebut tak masalah menggunakan jilbab meski bukan pemeluk agama Islam.

“Sudah sejak SMP saya memakai jilbab ke sekolah, saya tidak pernah minder,” ungkapnya.

“Saya belajar memasang jilbab dari kakak, kebetulan kakak juga belajar di sekolah negeri dan memakai jilbab,” terang Yulita.


Like it? Share with your friends!