Ternyata Tesla Banyak Dapat Keuntungan Bukan dari Jualan Mobil


via: beritasatu.com

Palingseru.com – Gaung Tesla kini semakin dikenal dan berhasil menduduki posisi sedan terlaris di Amerika Serikat melalui Tesla Model 3.

Wajar saja, Tesla merupakan wujud kesadaran tentang lingkungan, perpaduan antara kemewahan, aerodinamika, dan kecanggihan teknologi masa kini yang tidak membutuhkan setetes pun BBM.

Ya, menggunakan energi listrik, otomatis mobil Tesla ramah lingkungan, tidak mengeluarkan polusi, tidak berisik, dan yang sudah jelas memberi keuntungan tersendiri bagi penggunanya.

Dan di sinilah letak keuntungan bagi perusahaan yang didirikan Elon Musk. Semakin jauh jarak tempuh dan makin sedikit penggunaan bahan bakar minyak, kredit poin akan semakin tinggi.

Dimana kredit poin melimpah ini bisa dijual ke perusahaan lain, hingga dalam laporan keuangan 2020 yang baru saja dirilis, Tesla mendapatkan US$ 3,3 Miliar dari penjualan kredit poin dalam lima tahun terakhir, termasuk US$ 1,6 Miliar pada 2020.

Jadi di sini, laba bersih dalam setahun bukan dihasilkan dari penjualan mobil listrik.

Akan tetapi, kebijakan kredit poin ini tidak bisa terus diandalkan Tesla, karena hanya berlaku di 11 negara bagian, yaitu California, Oregon, Colorado, Maryland, New Jersey, New York, Connecticut, Rhode Island, Massachusetts, Vermont, dan Maine.

“Dalam jangka pa**ang, aturan penjualan kredit poin tidak akan menjadi bagian penting dalam bisnis ini dan kami tidak merancang bisnis yang terus mengandalkan itu,” kata Kepala Keuangan Tesla, Zachary Kirkhorn, dikutip beritasatu.com.


Like it? Share with your friends!