Sosok Medelin Sumual, Gadis Dayak Yang Dib**uh Pria Karena Menolak Disetubuhi


Via : INDOZONE.ID

PalingSeru – Pemb**uhan gadis dayak secara keji oleh seorang pria dilatarbelakangi karena gadis itu menolak disetubuhi oleh pelaku. Madelin Sumual atau yang akrab di sapa Tasya (20 tahun), diajak melakukan hubungan in**m oleh pelaku pada Senin, 1 Februari 2021. Karena kejadian ini akhirnya memicu kemarahan masyarakat adat Suku Dayak.

Salah satu perwakilan masyarakat Suku Dayak memberikan keterangan, diduga Madelin ini sedang hamil muda saat nyawanya dihabisi oleh MM (21 tahun), pria asal Madura yang memb**uhnya.

“Sungguh perbuatan bejat, keji, pengecut. Seorang perempuan, apalagi kami dapat informasi lagi hamil muda,” ujar salah seorang perwakilan masyarakat, dalam video yang beredar di media sosial.

“Kami Bala Dayak Kabupaten Landak mengutuk keras pemb**uhan masyarakat Dayak ini, dengan tegas menuntut Polri mengusut tuntas kasus pemb**uhan biadab ini sesuai UU RI. Dan hukum pemb**uh ini seberat-beratnya. Jika satu Dayak saja tersakiti, maka satu Dayak akan bergerak,” ujar salah seorang perwakilan Bala Dayak.

Tidak hanya mendapatkan hukum UU Negara RI, MM juga mendapat hukuman adat oleh Lembaga Adat Besar Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Karena, perbuatannya itu MM dikenai sanksi adat berupa denda sebanyak 4.120 antang atau guci. Keputusan itu berdasarkan hasil sidang adat di Lamin atau Rumah Adat Dayak Benuaq, Taman Budaya Sendawar pada Kamis, 4 Februari 2021.

Selain itu, MM juga diharuskan membayar biaya prosesi Parap Mapui hingga Kenyau Kwangkai atau adat kematian Suku Dayak Benuaq mulai tingkat 1 sampai tingkat selanjutnya, mencapai Rp250 juta. Jika dihitung secara keseluruhan, total denda adat yang harus dibayarkan oleh MM adalah Rp1.898.000.000. 

“Kami memberi waktu enam bulan terhitung sejak hari ini untuk menyelesaikannya,” kata Manar Dimansyah Gamas, Kepala Lembaga Adat Besar Kutai Barat.


Like it? Share with your friends!