Viral Video Seorang Pemuda Ngamuk Sambil Menghunuskan Samurai Ke Polisi


Via : detik.com

PalingSeru – Akun Facebook bernama Budi Nugroho di grup Facebook info seputar Klaten (ISK) membagikan sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda yang mengamuk meghunus sebilah samurai oleh polisi. Unggahan yang dibagikan pada Minggu (7/3/21) sekitar pukul 08.00 WIB itu juga terlihat sejumlah polisi mengeroyok pelaku dengan galah kayu untuk bisa melumpuhkan. Bahkan, polisi sampai melepaskan tembakan khusus.

“Sat Sabhara Polres Klaten bersama Polsek Pedan dan Koramil Pedan Melaksanakan giat penangkapan dan pengamanan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengganggu warga dengan menggunakan sajam di wilayah Ds Kedungan, Kec Pedan, Kab Klaten. Setelah dilakukan berbagai upaya yg tidak membahayakan ybs ODGJ tersebut akhirnya berhasil di lumpuhkan dengan tembakan jenis papper spray (tembakan merica) dan alat khusus berupa tongkat yg dimiliki oleh Sat Sabhara Polres Klaten….'” kata pengunggah.

Setelah diunggah selama sembilan jam, video berdurasi 1 menit 25 detik itu sudah dibagikan sebanyak 135 kali dengan 784 tanggapan. Terlihat dalam unggahan tersebut, polisi yang berjumlah enam orang membawa gakah bambu dan beberapa kali mencoba menjatuhkan samurai dari pelaku. Namun, upaya yang mereka lakukan gagal, hingga mereka harus lari menghindari sabetan.

Pelaku menggunakan kaus merah dan berambut gondrong itu mengamuk dan menentang polisi. Namun pada akhirnya berhasil diringkus dan dibawa pihak polisi. Pelaku berinisal AG ini berhasil diamankan, setelah melakukan aksi yang terjadi di Desa Kedungan, Kecamatan Pedan, Klaten pada Kamis (4/3/2021) siang.

“Itu sudah hari Kamis lalu di Desa Kedungan, Pedan. Pelaku berinisial AG akhirnya bisa kami amankan,” jelas Budi yang juga anggota Regu 2 Satuan Pengendalian Massa Sat Sabhara Polres Klaten kepada detikcom, Minggu (7/3/2021) sore.

Bripka Budi mengatakan, awalnya Komandan Regu Iptu Supandi mendapatkan informasi dari Polsek ada orang gila membawa pedang di jalanan. Pukul 12.00 WIB dirinya dan lima personel berangkat. Kemudian, pihak polisi setempat langsung mendatangi lokasi untuk mencoba menjatuhkan samurai dengan galah bambu.

“Beberapa kali anggota mundur sebab pelaku membawa samurai. Akhirnya ditembakkan peluru merica ke pelaku sehingga pelaku terus sibuk mengucek mata dan saat itulah kami sergap,” sambung Budi.

Sebelum berhasil ditangkap, Polsek dan Polres sudah berkoordinasi dengan keluarga pelaku. Setelah mendapatkan izin dar pihak keluarga, Polsek dan Polres baru melakukan tindakan dan membawa pelaku ke RSJD.

“Sebelumnya kita sudah ijin keluarga dan keluarga meminta tidak ada yang terluka. Akhirnya kita tembakan merica dan kita bawa ke RSJD,” pungkas Budi.


Like it? Share with your friends!