Hidup Gadis 18 Tahun ini Tinggal 15 persen setelah disiram air keras Hingga Mata Buta Permanen


Ilustrasi gadis 18 tahun disiram air keras oleh mantan kekasihnya
Ilustrasi gadis 18 tahun disiram air keras oleh mantan kekasihnya

Sungguh sangat pilu hidup gadis 18 tahun yang mengalami mata buta disiram air keras.

Ternyata pelaku penyiraman air keras gadis 18 tahun itu adalah mantan kekasihnya sendiri.

Hidup gadis 18 tahun itu setelah tragedi seolah tinggal 15% lagi.

Sayangnya, aliran amukan massa di media sosial berdatangan kepada polisi.

Hal itu disebabkan pelaku penyiraman air keras gadis 18 tahun itu belum ditangkap.

Tragedi mantan kekasih siram air keras ke gadis 18 tahun itu pun menuai perhatian.

Asya Cevahir, yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-18 hidupnya seperti tinggal 15% lagi.

Asya terkena zat korosif di wajahnya saat dia meninggalkan rumah minggu lalu di Istanbul, Turki.

Setelah kasus ditangani kepolisian, akhirnya Asya menyebut siapa pelakunya.

Meskipun luka parah, dia dapat mengidentifikasi penyerangnya, yakni mantan pacarnya Emre Bozkurt.

Asya mengatakan kepada polisi bahwa dia baru-baru ini memutuskan hubungan dengan Emre, dan pria itu mengenalinya meskipun dia mengenakan topeng.

Dia mengatakan bahwa pria itu sebelumnya mengancam akan membunuhnya.

Asya dibawa ke rumah sakit dan dirawat karena luka bakar tingkat tiga di wajah dan tubuhnya.

Dokter mengatakan dia buta permanen di satu mata dan mata yang lainnya hanya berfungsi 15 persen.

Rekaman video di media Turki menunjukkan Asya dibalut perban dan terbaring di ranjang rumah sakit.

Namun ada protes ketika polisi belum menangkap tersangka penyerang, yang tetap bebas.

Ini memicu protes yang meluas secara online dan tagar yang menyebutkan tersangka menjadi tren di Twitter.


Like it? Share with your friends!