Menyamar Sebagai Agen Sugar Daddy, Pria Ini Sukses Tidur Puluhan Wanita


Via : INDOZONE.ID

PalingSeru – De Beers Wong Tian Jun pria berusia 39 tahun berhasil melakukan hubungan in**m bersama setidaknya 11 wanita dengan dalih berpura-pura sebagai mucikari yang bisa menghubungan dengan ‘sugar daddy’ kaya raya. Hal itu ia lakukan karena ia tidak bisa menyewa pekerja seks komersial karena tidak memiliki uang.

Dalam melancaran aksinya itu, ia mengancam para korban akan menyebarkan foto b***l mereka jika menolak melakukan hubungan seks. Pada Kamis (18/3/2021) di pengadilan distrik, Wong mengaku bersalah dan mendapat 10 dakwaan termasuk beberapa dakwaan penipuan. Dua puluh enam dakwaan lainnya akan dipertimbangkan selama hukuman.

Pria asal Singapura ini membuat rencana licik itu setelah ia melihat-lihat iklan pekerja seks online pada tahun 2015 lalu. Menyadari bahwa ia tidak memiliki uang untuk membayar jasa mereka, kemudian Wong embuat postingan di situs web online Locanto, jasa prostitusi online – yang dia sebut sebagai “sugar babes”.

Layanan itu digunakan untuk memberikan layanan seksual kepada “Sugar Daddy” dengan imbalan uang tunai. Antara April 2015 dan Januari 2016 setidaknya sudah 11 wanita yang Wong tiduri. Wanita-wanita itu memili usia antara 18 dan 24 tahun. Ia berbohong wanita-wanita itu akan mendapat bayaran antara Rp 85 juta dan Rp 214 juta sebulan untuk layanan mereka.

“Dia juga memberi tahu mereka bahwa, untuk mendapatkan ‘sugar daddy’ dengan klien ini, mereka harus mengirimkan foto tela**ang mereka kepada terdakwa, difoto. dari mereka dalam keadaan tela**ang,” kata Wakil Jaksa Penuntut Umum Cheng Yuxi dan Tan Pei Wei menyatakan dalam dokumen pengadilan.

Para wanita tersebut dipaksa melakukan hubungan seks dengan pelaku. Bahkan, dalam melakukan hubungan in**m itu, pelaku merekam beberapa  kesempatan. Salah satu korban, wanita berusia 24 tahun mengaku bertemu Wong di sebuah hotel pada 18 Oktober 2015. Lalu, Wong engambil foto topless-nya dan melakukan hubungan seksual tanpa kondom.

“Dia kadang-kadang menangis selama serangan ini, dan ini kadang-kadang disertai dengan sesak napas, sakit kepala, mual dan pusing. Selain itu, dia mulai mengalami masalah tidur dan mimpi buruk,” kata Jaksa Penuntut.


Like it? Share with your friends!