Mau Padamkan Api, Petugas Pemadam Kebakaran Ini Malah Diamuk Warga


Petugas damkar jadi amukan warga (Facebook)
Petugas damkar jadi amukan warga (Facebook)

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang petugas damkar jadi amukan warga. Video ini dibagikan oleh akun Facebook Kepo Iya.

Terlihat petugas damkar kala itu tengah berusaha menuju lokasi tempat kejadian perkara di Gang Kutai Indah RT 40 Desa Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (30/3/2021).

Namun, tiba-tiba beberapa warga tampak mendorong petugas damkar di jalan.

Keributan pun tak terelakkan dalam insiden tersebut. Bahkan ada juga warga yang nyaris memukul petugas damkar.

Menurut keterangan pengunggah, Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutim, Nurjaeni, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya betul ada, tapi mereka sudah berdamai karena ada kesalahpahaman saja,” ucapnya.

Petugas damkar jadi amukan warga (Facebook)
Petugas damkar jadi amukan warga (Facebook)

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan hal yang biasa, apalagi warga yang tertimpa bencana dalam posisi panik.

Sementara petugas pemadam kebakaran harus menjalankan standard operating procedure (SOP).

“Mereka sudah berdamai dan sudah saling memaafkan. Kalau untuk proses lebih lanjut ke pihak kepolisian insyaAllah tidak ada,” ungkap pejabat yang akrab disapa Jain.

Petugas damkar di lapangan dan masyarakat yang menjadi korban keganasan si jago merah sudah saling memaafkan.

“Yang jelas mereka sudah saling memaafkan dan kita juga menyarankan untuk berdamai aja, yang namanya masyarakat panik ya kita memahami ajalah,” katanya.

Insiden baku hantam ini terjadi lantaran warga tidak memahami SOP. Warga meminta agar petugas langsung menyemprot titik api. Bahkan, ada warga yang mendorong petugas dan seolah-olah ingin mengambil alih tugas pemadam.

“Dari situlah terjadi keributan, hingga akhirnya dilerai oleh aparat kepolisian. Saya berharap hal seperti ini dapat ditindak oleh polisi agar ke depan tidak ada lagi yang mengganggu petugas saat bekerja,” ujar Albar dari Tagana Kutai Timur.


Like it? Share with your friends!