Hidup dengan 12 Anak, Rumah Polisi di Tuban ini Dibedah Karena Tak Layak


Rumah Aiptu Setyo sebelum dibedah (Foto: Dok. Polres Tuban)

Seorang polisi di Tuban hidup di sebuah rumah yang kurang layak huni. Padahal ia hidup bersama seorang istri dan 12 anak.

Polisi itu adalah Aiptu Setyo Bekti, personel Polsek Montong yang telah mengabadi sebagai polisi selama 35 tahun. Rumah Aiptu Setyo ada di Kelurahan Mondokan Kecamatan Tuban kota.

Secara kasat mata, rumah milik Setyo memang kurang layak huni. Rumah itu mema**ang dengan ukuran sekitar 6×20 meter. Dari 3 kamar yang dibangun, hanya ada satu kamar yang bisa ditempati dengan ukuran 2×2 meter. Kamar itu ditiduri oleh 4 anak. Setiap hari satu kamar tidur itu digunakan untuk istirahat putra putrinya yang sudah menginjak remaja dan kanak-kanak.

Sementara 2 kamar lainnya belum selesai dibangun dan tampak kumuh. Bangunan utama juga nampak kumuh kurang terawat. Tembok rumah itu juga masih belum dihaluskan, masih nampak batu bata putih (kumbung/saren).

Kini rumah Aiptu Setyo telah dibedah. Rumah itu kini telah layak huni. Perabotan baru seperti springbed juga menjadi hadiah dalam bedah rumah tersebut.

“Awalnya rumah ini tidak layak huni. Hanya ada satu kamar berukuran 2×2 meter dipakai tidur 4 anak. Sehingga ini kita renovasi dan bisa ada tiga kamar tidur,” ujar Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono kepada detikcom, Sabtu (10/4/2021).

Ruruh berharap rumah bersama perabot yang telah disumbangkan ini bisa dinikmati dan dijaga agar bisa terus digunakan dengan baik oleh Aiptu Setyo dan keluarganya. Kegiatan ini memang termasuk salah satu program 100 hari Kapolri dengan programnya Presisi.

“Ini juga salah satu program kerja 100 hari Kapolri, di mana kita diharapkan bisa berbagi dan tolong menolong kepada sesama dan maayarakat,” imbuh Ruruh.

Aiptu Setyo sangat terharu dan berterima kasih kepada rekan rekan polisi karena ia sekarang punya rumah yang layak dan bisa ditempati bersama semua keluarganya.

“Terima kasih pak Kapolres dan rekan-rekan atas bantuannya,” kata Aiptu Setyo.

Aiptu Setyo menjelaskan anak sebanyak 12 orang tersebut merupakan anaknya yang 9 adalah anak dari istri pertama yang telah meninggal. Saat menikah lagi ia dikaruniai satu anak. Dan dua anak lagi merupakan anak bawaan istrinya yang sekarang atau anak tiri.

“Anak saya ada 12. 9 dari istri pertama, 1 dari istri kedua, dan 2 lagi anak tiri,” tandas Aiptu Setyo. 


Like it? Share with your friends!