Kisah Miris ART di Surabaya Disetrika Majikan hingga Disuruh Makan Tahi Kucing


Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno bertemu ART yang dianiaya majikan (Istimewa)

Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EAS (45) di Surabaya, diduga disiksa oleh majikannya secara tidak manusiawi.

Warga Kejawan Putih Tambak, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya ini menjadi ART di rumah seseorang di kawasan Raya Manyar, Surabaya.

Siksaan yang diterimanya mulai dari disetrika di bagian paha hingga disuruh makan makanan yang telah dicampur kotoran kucing.

“Majikan saya bilang, itu ada tahi kucing kok ga dibuang. Terus saya bilang iya nanti saya buang. Terus dia bilang lagi, ga usah nanti buat makan kamu. Saya pikir itu bercanda ternyata beneran, saya dikasih makan sama tahi kucing,” ujar EAS kepada Wakil Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno, Jumat (7/5/2021).

Punggungnya juga dipenuhi luka lebam akibat pukulan. EAS bahkan dimasukkan majikannya ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) dengan alasan mengalami gangguan jiwa.

“Ini punggung saya juga sudah diobati, katanya tulang yang sebelah kanan masih bisa diperbaiki. Ini bekas dipukul tiga atau empat bulan yang lalu,” jelasnya.

Mendengar cerita EAS, Anas sangat prihatin. Dia berjanji akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Saya siap mengawal dan mendampingi kasus ini,” tegasnya.

Saat ini, Anas meminta pihak Liponsos untuk merawat EAS agar luka-lukanya sembuh, dan setelah itu akan diselesaikan secara hukum jika memang ada tindak pidana.

“Agar tidak terjadi lagi adanya kekerasan. Baik secara umum ataupun khususnya terhadap ART, harus saling menghormati & menghargai,” pungkasnya.


Like it? Share with your friends!