Kurirnya Diancam Oleh Pelanggan Sampai Alami Trauma, SiCepat Pilih Menolak Mediasi dan Tetap Tempuh Jalur Hukum


via: kompas.com

Palingseru.com – “Sehingga kurir-kurir kami tidak akan mengalami kejadian-kejadian ini di kemudian hari. Bukan hanya di SiCepat (perusahaan ekspedisi barang), tapi kurir-kurir di ekspedisi lain. Ini menjadi pembelajaran bagi publik sekaligus online shop agar tidak melakukan hal seperti itu,” demikian ujar perwakilan tim pengacara SiCepat, Wardaniman Larosa, yang menolak tegas jalur mediasi dengan MDS, pelaku pengancaman kurir mereka, RK (30).

Dengan memutuskan tetap menyeret kasus ke jalur hukum, pihak perusahaan ekspedisi berharap agar kejadian yang kerap menimpa kurir tak lagi terulang. Seperti diketahui saat ini sedang marak beredar video beberapa kurir yang jadi sasaran amukan konsumen terkait barang yang tidak sesuai pesanan.

Padahal, itu di luar tanggungjawab si kurir. Mereka hanya bertugas mengantar ke pelanggan, sehingga dalam kasus ini, pihak online shop lah yang menjadi akar permasalahannya.

Karena ini, Wardaniman juga meminta kepada pihak kepolisian untuk turut mengusut secara hukum online shop yang diduga memberikan paket kosong kepada MDS.

“Kami juga mendukung teman-teman penyidik dari Polsek Ciputat Timur untuk mengusut sekalius memproses secara hukum online shop yang diduga memberikan barang yang tidak sesuai yang dipesan oleh pelaku,” kata Wardaniman, dilansir Kompas.com.

Dalam kesempatan itu, Wardaniman juga membeberkan kondisi terkini dari RK usai diancam menggunakan senjata tajam jenis samurai atau pedang.

“(Kurir) baik-baik saja cuma agak sedikit trauma. Karena bayangkan menghadapi samurai,” ucapnya.


Like it? Share with your friends!