Subuh Subuh Sempoyongan Lalu Pingsan Saat Datangi Kantor Polisi, Ketika Sadar ABG Ini Ngaku Jadi Korban Rudupaksa Temannya Sendiri


via: tribunnews.com

Palingseru.com – Anggota kepolisian yang sedang berjaga di Polsek Jarai, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, tiba-tiba dibuat kaget atas kehadiran seorang remaja perempuan yang berjalan sempoyongan.

Ditambah, setibanya di kantor polisi, remaja tanggung berusia 19 itu pingsan. Dan ketika dirinya sadar, barulah polisi mengetahui masalah apa yang sedang dialaminya.

“Saya dirudupaksa pak,” aku korban usai sadar.

Lebih lanjut, korban menceritakan awal mula kekerasan seksual itu saat ia bersama pelaku AD (19), dan enam teman lainnya nongkrong di simpang Desa Rambai Kaca, Kamis (27/5).

“Kedelapan ABG ini mulai nongkrong sekira pukul 20.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB subuh. Nah, sambil nongkrong sambil nenggak miras. Hingga menyebabkan mabuk,” terang AKBP Achmad Gusti Hartono, SIK, selaku Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lahat, dikutip TribunWow.com.

Di bawah pengaruh a*****l itu, AD lantas muncul hasrat dan kemudian mengajak korban meninggalkan teman tongkrongannya untuk pergi ke suatu tempat menggunakan sepeda motor.

Korban yang tak menaruh curiga pun mengikuti pelaku. Namun nahas, dia ternyata dibawa ke kebun kopi di Desa Mangun Sari, dan dipaksa untuk berhubungan badan di sana.

“Sebenarnya delapan ABG ini sebelum terjadi peristiwa pemer***aan sudah dua kali dibubarkan anggota Polsek yang Patroli,” ungkap Kapolres. “Namun, bukannya pulang ke rumah malah kembali nongkrong hingga terjadi peristiwa itu,” sambungnya.

“Kalau pengakuan pelaku mereka bukan pacaran hanya teman dan malam itu pelaku melakukan rudupaksa karena nafsu. Pelaku juga mengaku kalau memaksa korban. Saat ini kita sedang mencari saksi atau teman korban dan pelaku saat nongkrong,” tutup Kapolres.


Like it? Share with your friends!