Dulu Jadi Juara Dunia, Atlet Angkat Besi Indonesia Ini Hidup Jadi Tukang Las Hingga Akhir Hayatnya


Via : Dream.co.id

PalingSeru – Denny Thios seorang  atlet angkat besi yang meraih tiga medali emas asal Makassar ini kini hidup sengsara. Ia pernah meraih medali emas di kejuaran Internasional. Namun semuanya kini sudah sirna, deretan piagam dan medali hanya menjadi pajangan.

“ Dulu pernah sangat bersinar, tapi kini sirna begitu saja. Deretan piagam serta medali hanya jadi pajangan. Padahal beliau pernah memecahkan rekor di kejuaraan Inggris, Belanda, dan Swedia,” tulis akun tersebut di unggahannya.

Via : Dream.co.id

Berhasil mengharumkan nama Indonesia pada tahun 1990an, dimana pada saat itu namanya tercatat dalam daftar pemenang medali emas International Powerlifting Federation (IPF) World Championships. Ia pernah mengikuti empat ajang kejuaraan dunia angkat besi dan berhasil membawa medai perunggu nomor 56 Kg di Hague, Belanda.

“ Denny Thios, atlet angkat besi yang pernah menyabet 3 medali emas di kejuaraan dunia. dan mengharumkan nama Indonesia di tahun 90-an,” lanjutnya.

Via : Dream.co.id

Sempat gagal meraih juara di Orebro, Swedia karena didiskualifikasi, namun ia berhasil mebawa medali emas di Birmingham, Inggris dan Jonkoping, Swedia pada tahun 1991 dan 1992. Denny berhasil mengharumkan nama bangsa pada masa itu.

Namun, ia harus hidup sengsara pada hari tuanya. Setelah pensiun, Denny mengalami masalah kondisi yang tidak menentu. Agar tetap bisa hidup, ia bekerja sebagai tukang las di sebuah bengkel kecil miliknya di Makassar. Usaha lasnya itu memiliki penghasilan yang tidak menentu.

Via : Dream.co.id

“ Namun di hari tuanya, ia justru menjadi tukang las untuk menyambung hidup,” tulis akun yang sama.

Kini, Sang mantan atlet sudah wafat. Ia menghembuskan nafas terakhirnya pada 29 Mei 2108 lalu setelah melalui kehidupan yang terjal seusai pensiun. Sudah 3 tahun berlalu, namun sudah seharusnya kita memberikanpenghargaan setinggi-tingginya buat Denny Thios berkat prestasinya.

“ Denny Thios juara dunia angkat besi 1992 asal Makassar meninggal dunia 29 Mei lalu dalam sepi, diujung kariernya Denny bekerja sebagai tukang las di toko besi milik keluarganya,” tulis akun twitter @ghea_fajar.


Like it? Share with your friends!