Kasihan Ibu Ini Tiap Hari Antar Makanan Ke Putrinya Tapi Tak Pernah Diizinkan Masuk


Via : Kumparan

PalingSeru – Rela berjalan sua jam lamanya agar bisa mengantarkan makanan untuk putrinya di Reservoir Road HDB. Ia juga harus berganti transportasi agar bisa sampai di tempat tinggal sang anak. Meski saat tiba, ibu 70 tahun asal Singapura itu tidak pernah mendapatkan izin masuk ke dalam rumah. Setiap hari ia menunggu selama dua jam agar bisa bertemu putrinya yang berada di lantai 7 dan menaruh makanan di depan pintu sebelum pulang.

Tetangga sekitar kediaman sang anak awalnya menduga bahwa sang anak sedang tidak berada di rumah. Namun, ibu tersebut mengatakan bahwa anaknya ada di dalam rumah. Dikatakn oleh seorang tetangga, ibu itu akan selalu datang setiap pukul 16.00 waktu setempat dan pulang pukul 18.00.

Tetangga lainnya menyebutkan bahwa pernah suatu saat sang anak membukakan pintu unt ibu tersebut setelah ia menunggu di depan pintu selama dua jam. Sang ibu terlihat berbicara selama 30 menit dengan perempuan kurus. Namun, perempuan itu tidak memberikan respons yang hangat. Setelah 30 menit, ibu itu kemudian pergi dengan meninggalkan senyuman.

Via : Kumparan

Dikatakan bahwa anak ibu tersebut menjadi pemurung dan pendiam sejak suaminya meninggal. Sang ibu rela mengantarkan makanan setiap hari karena jika ia tidak mengantarannya maka sang anak tidak akan makan.

Tetangga pun terkejut dengan pengakuan ibu itu. Mereka kemudian mulai memahami maksud dan tujuan sang ibu yang selalu membawa makanan setiap hati selama tiga tahun meski tidak mendapatkan respons dari anaknya yang berusia 40 tahun.

Kejadian ini kemudian dibagikan oleh akun @jevuska di Instagram dan mendapatkan berbagai respoon warganet. Mereka mendoakan agar sang ibu sehat dan ada juga yang berharap sang anak terbuka pikirannya karena apapun alasannya ibu merupakan orang yang telah melahirkan dan layak mendapat perlakuan sebagaimana mestinya.

“Apapun alasannya seorang anak berusia 40 tahun tidak dibenarkan berkelakuan seperti itu ke ibunya, gak ada akhlak, tak beradab dan laknat. kalau aku jadi tetangganya udah aku krues raine wanita itu,” ujar @feryamijaya.

“Panjang umur buuu,” tambah @abimarzuqi.

“Pas ditinggal suami masih ada yang support ibu.. Entah bagaimana nanti jika sang ibu yang tiada,” kata @faranniaoki.


Like it? Share with your friends!