Beli Durian Gak Ada Baunya, Ustaz Abdul Somad Terindikasi Terpapar Covid-19 Nafas Sudah Pendek Dan Tulis Wasiat ke Anaknya


via: liputan6.com

Palingseru.com – Aroma yang dikeluarkan dari buah durian memang tak perlu ditanyakan lagi. Baunya menyengat, bahkan bisa membuat orang mual dan muntah bagi yang tidak suka mencium baunya, terlebih ibu hamil yang penciumannya begitu sensitif.

Tapi reaksi berbeda dialami pendakwah kondang ustaz Abdul Somad. Hidungnya tidak bisa menangkap ‘sinyal’ dari aroma buah berduri tersebut. Ia seolah kehilangan indra penciumannya.

Tidak hanya itu, dai yang akrab disapa UAS ini bahkan juga merasakan seluruh tubuhnya sakit, bahkan digambarkannya seperti mau putus dan serasa ditusuk jarum serta kaca.

“Ketika tiba-tiba saya pulang dari luar kota, sampai di rumah semua tulang-tulang saya ini rasanya kaya mau putus. Hari kesatu sama hari kedua tulang-tulang sendi mau putus, hari ketiga sampai keempat ketika dipakai topi ini rasanya jarum dan kaca tajam ditusuk-tusukkan,” jelas UAS, dilansir liputan6.com.

“Hari kelima, hari keenam saya beli durian, saya cium tak ada baunya sama sekali,” lanjutnya.

Karena kondisinya yang dirasanya seakan mendekati ajal, UAS sampai-sampai membuat surat wasiat yang ditujukan kepada anaknya.

“Saya ambil kertas, saya tulis pesan, ‘wahai anakku kalau aku mati jangan kau ke dukun, kau mesti mentauhidkan Allah. Kau kirim aku Al Fatiha, kau doakan aku, kau mesti sekolah masuk pesantren menghafal Al Quran’, karena saya sangka pada hari kesembilan, kesepuluh nafas sudah pendek sekali,” bebernya.

Namun bersyukur, kondisi kesehatan UAS kini kembali pulih. Bukan melalui metode pengobatan medis, ia hanya mengonsumsi obat anjuran Nabi Muhammad, yakni madu.

“Begitu beberapa hari saya minum madu, lalu kemudian saya minum vitamin C pagi, perang, siang hilang sehat sampai sekarang,” ucapnya.


Like it? Share with your friends!