Banyak Yang Cari, Ada Oksigen Palsu Diduga Diisi Udara Kompresor Tambal Ban


Via : okezone.com

PalingSeru – Tabung oksigen palsu ditemukan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tabung oksigen palsu itu membuat khawatir pedagang dan peternak ikan karena mereka sering menggunakan oksigen tersebut dalam mengirim paket ikan hiasnya ke luar daerah.

Anggota kelompok peternak Sol Koi di Tulungagung, Alipin (35) mengatakan bahwa pihaknya menyadari adanya oksigen palsu tersebut setelah beberapa ikan miliknya mati ketika akan dikirim. Ikan-ikan miliknya mati beberapa saat di dalam kantong palstik yang berisi oksigen.

“Kami menyadari oksigen yang kami dapat (beli) palsu setelah ikan dalam kantong plastik yang telah diisi udara dari tabung oksigen itu mati, hanya selang beberapa menit setelah pengisian,” kata dia, Rabu (21/6/2021).

Beberapa ikan Koi miliknya juga mati dalam waku 15 menit karena kehabisan oksigen setelah dikemas. Ia mengisi dua kantong plastik ikan Koi dan ternyata beberpa ikannya mengap-megap karena kekurangan oksigen. Kemudian mereka menguji tabung oksigen yang mereka curigai.

“Kami kemudian menguji tabung hitam yang kami curigai berisi oksigen palsu dengan oksgen asli,” katanya.

Kemudian, ia memasukkan udara dari dua tabung oksigen tersebut ke dalam kantong plastik. Kemudian kantong itu dibakar. Kantong yang berisi oksigen asli langsung terbakar tersulut api, sedangkan yang berisi oksigen palsu sama sekali tidak terbakar.

Selain itu, suhu tabung oksigen juga berbeda. Oksigen palsu dalam tabung hitam itu terasa lebih hangat, dibanding oksigen asli. Ketika dihirup oksigen asli terasa lebih segar. Sedang oksigen palsu seperti udara biasa.

Alipin menduga jika tabung hitam berisi oksigen palsu itu diisi dengan udara biasa dari mesin kompresor tambal ban. Ia juga mengatakan jika membeli oksigen tersebut dengan harga yang cukup tinggi. Dirinya membeli tiga tabung oksigen.

“Kalau biasanya Rp25 ribu, saya dapatnya sekitar Rp100 ribu,” ujarnya.

“Begitu tahu tabung yang barusan didapat dari orang Pacitan palsu, segera memberitahu temannya agar tabung oksigen yang dibawa tidak digunakan (untuk manusia/orang sakit),” katanya.


Like it? Share with your friends!