Kronologi 2 Anggota TNI AU Sampai Injak Kepala Tunawicara Di Papua


Via : IDM Times

PalingSeru – Video berdurari 1,21 menit yang memperlihatkan dua anggota TNI AU menginjak kepala seorang warga viral di media sosial. Korban yang saat itu terlihat sedang berdebat dengan seseorang di sebuah warung makan, tiba-tiba didatangi oleh kedua oknum anggota Lanud Merauke.

Korban bernama Steve langsung ditarik keluar warung dan dibanting ke trotoar serta diinjak oleh salah satu anggota TNI AU dengan sepatu larsnya. Korban yang merupakan tunawicara itu, sempat merintih kesakitan, namun tidak diperdulikan. Kedua oknum itu terus menginjak kepala dan badan korban sambil menerima panggilan telepon.

Kadispenau Marsma TNI, Indan Gilang Buldansyah menjelaskan, kejadian tersebut berawal saat Serda Dimas dan Prada Vian hendak membeli makan di rumah makan Padang di Jalan Raya Mandala, Merauke, Papua, Senin (26/7/2021) pukul 10.00 WIT. Pada waktu yang sama terjadi keributan seorang warga tunawicara bernama Steven dengan penjual bubur ayam yang lokasinya berdekatan dengan rumah makan padang.

Via : IDM Times

“Keributan ini disebabkan oleh seorang warga yang diduga mabuk, melakukan pemerasan kepada penjual bubur ayam dan juga kepada pemilik rumah makan padang dan sejumlah pelanggannya,” ujar Indan dalam keterangn tertulisnya, Selasa (27/7/2021).

Kemudian, kedua anggota Lanud Merauke itu berinisiatif melerai keributan dengan membawa Steven ke luar warung. Tetapi ternyata kedua oknum itu melakukan tindakan yang diluar dugaan warga sekitar.

“Kita menyesalkan tindakan berlebihan yang dilakukan oleh dua oknum anggota ini pada saat mengamakan warga, dan sejak kemarin (Senin) keduanya sudah ditahan di Satpom Lanud Dma untuk proses hukum selanjutnya,” kata Kadispenau.

Via : IDM Times

Kadispenau menegaskan pihaknya akan menindak secara tegas setiap prajurit yang melakukan tindakan pelanggaran seperti yang dilakukan oleh dua oknum anggota TNI AU itu. Selain itu, Kadispenau juga menyesali kejadian ini dan memastikan bahwa kejadian ini sudah ditangani oleh Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma), Merauke.

“Kita akan tindak lanjuti kejadian ini, kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” ujar Marsma Indan.

“Kedua oknum anggota Lanud Dma ini sudah ditahan di Satpomau, dan proses hukumnya sedang berjalan,” sambungnya.


Like it? Share with your friends!